Yaqut Qoumas: Biasanya Menteri yang Ngomong Dianggap Perintah, Kalau Tidak, Kebangetan Pak
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. / istimewa
News
Nasional

Yaqut Qoumas: Biasanya Menteri yang Ngomong Dianggap Perintah, Kalau Tidak, Kebangetan Pak

Selasa, 06 April 2021 14:22 WIB 06 April 2021, 14:22 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas meminta agar dalam kegiatan Kemenag, tidak hanya diawali dengan doa ayat suci Al-Quran.

Yaqut ingin semua agama yang diakui di Indonesia diberikan kesempatan yang sama membacakan doa sesuai agamanya, dalam kegiatan Kemenag.

"Pagi hari ini saya senang rakernas dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an ini memberikan pencerahan sekaligus penyegaran untuk kita semua, tapi akan lebih indah lagi jika doanya semua agama diberikan kesempatan untuk memulai doa," kata Yaqut dalam Rakernas Kemenag 2021, dikutip Selasa (6/4/2021).

Yaqut menilai Kementerian Agama tidak hanya berasal dari agama Islam saja, namun juga berasal dari beberapa agama lain.

"Jadi jangan ini kesannya kita ini sedang rapat ormas Kementerian Agama, ormas Islam Kementerian Agama, tidak. Kita ini sedang melaksanakan rakernas Kementerian Agama yang di dalamnya bukan hanya urusan agama Islam saja," tegasnya.

Yaqut berharap autokritiknya ini bisa diterapkan oleh jajarannya di kemudian hari. Dia menambahkan bahwa semakin banyak yang berdoa justru semakin baik karena lebih mungkin terkabul.

"Jadi mungkin, mungkin lain waktu bisalah, itu kan lebih enak dilihat itu kalau semua agama yang menjadi urusan di kementerian ini sama-sama menyampaikan doanya, kalau semakin banyak yang berdoa semakin mudah atau semakin probabilitas untuk dikabulkan itu semakin tinggi,"

"Ini autokritik dan saya yakin besok-besok sudah berubah ini karena biasanya kalau menteri yang ngomong dianggap perintah. Kalau tidak, kebangetan Pak," kata Ketum GP Ansor itu.

Tidak hanya dalam berdoa, Yaqut meminta jajaran Kemenang melayani semua agama, bukan hanya satu agama saja.

"Jadi jangan sampai muncul paradoks ya saya kira, jadi kita pingin Kementerian Agama melayani semua agama, tetapi dalam perilaku kita tidak mencerminkan itu semua," pungkas Yaqut.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US