Rencana Belajar Tatap Muka, Ketua DPRD Medan: Harus ada Persiapan Terkait Prokes
Ilustrasi protokol kesehatan di sekolah. / istimewa
News
Kota Medan

Rencana Belajar Tatap Muka, Ketua DPRD Medan: Harus ada Persiapan Terkait Prokes

Senin, 30 November 2020 11:43 WIB 30 November 2020, 11:43 WIB

INDOZONE.ID - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Hasyim mendukung penuh rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menggelar pembelajaran tatap muka di sekolah mulai semester genap awal Januari 2021.

"SKB (Surat Keputusan Bersama) empat menteri, tentu kita harapkan ada upaya-upaya serius dan lebih maksimal dari Pemerintah Kota Medan. Harus ada persiapan-persiapan, terkait dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) di sekolah," kata Hasyim di Medan, Minggu (29/11/2020).

Dilansir dari Antara, Hasyim menyebut, SKB Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19 harus diterapkan oleh Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan setempat.

Menurut Hasyim dalam SKB empat menteri sudah diatur terkait prosedur atau mekanisme serta kriteria lainnya yang harus diterapkan masing-masing sekolah di Tanah Air.

Data referensi terakhir Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyebut, jumlah pendidikan dasar dan menengah di Kota Medan terdapat 972 unit Sekolah Dasar (SD) sederajat terdiri dari 393 negeri dan 579 swasta, serta 482 unit Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, di antaranya 48 negeri dan 434 swasta.

"Supaya protokol kesehatan tetap bisa berjalan, dan tidak terjadi klaster baru di sekolah. Mudah-mudahan bisa diatur jam belajarnya, sehingga tidak mempengaruhi proses belajar mengajar di sekolah," ungkap Hasyim.

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Arief Sudarto Trinugroho, awal pekan ini mengaku, pihaknya sedang menunggu lampu hijau terkait pelaksanaan keputusan bersama empat menteri atas dibuka sekolah tatap muka di masa pandemi Covid-19.

"Nanti, kita tunggu. Untuk Sumatera Utara ditentukan oleh Gubernur, dan sekarang sedang dikaji," katanya.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US