Dalami Kasus Plagiat Rektor USU Terpilih Muryanto Amin, Kemendikbud Bentuk Tim Khusus
Rektor USU terpilih, Muryanto Amin. (Antara)
News
Kota Medan

Dalami Kasus Plagiat Rektor USU Terpilih Muryanto Amin, Kemendikbud Bentuk Tim Khusus

Kamis, 21 Januari 2021 11:27 WIB 21 Januari 2021, 11:27 WIB

INDOZONE.ID - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah membentuk tim khusus untuk menangani kasus plagiat Rektor USU terpilih, Muryanto Amin.

Kepada wartawan, Kamis (21/1), Dirjen Dikti Kemendikbud, Nizam mengatakan bahwa tim khusus itu dibentuk untuk mendalami kasus plagiat diri sendiri atau self-plagiarism yang dilakukan oleh Muryanto Amin.

Seperti diketahui sebelumnya, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) terpilih, Dr Muryanto Amin terbukti melakukan plagiat pada karya ilmiah.

Hal itu berdasarkan keputusan Rektor USU Nomor: 82/UN5.1.R/SK/KPM/2021 Tentang Penetapan Sanksi Pelanggaran Norma Etika Akademik/Etika Keilmuan dan Moral Sivitas Akademika Atas Nama Dr Muryanto Amin SSos MSi Dalam Kasus Plagiarisme pada tanggal 14 Januari 2021.

Oleh karena itu, Muryanto diberikan sanksi berupa penundaan kenaikan pangkat dan golongan selama satu tahun.

"Keputusan Rektor USU tersebut dibuat berdasarkan keputusan Komite Etik USU tentang dugaan pelanggaran Etika Keilmuan dan Moralitas Sivitas Akademika dalam bentuk Plagiarisme oleh Dr Muryanto Amin S Sos MSi Nomor 55/UN5.1.KE/SK/TPM/2021 tanggal 12 Januari 2021," ujar Wakil Rektor 3 USU, Prof Drs Mahyuddin KM Nasution MIT Ph, Jumat (16/1).

Selain sanksi penundaan kenaikan pangkat dan golongan, Muryanto juga diminta untuk memberikan insentif yang telah diterimanya atas terbitnya artikel yang berjudul A New Patronage Networks of Pemuda Pancasila in Governor Election of North Sumatera, yang telah dipublikasikan pada Jurnal Man in India pada September 2017 lalu ke Kas USU.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US