Pekerja Migran Indonesia Sudah Boleh Masuk Hong Kong per 30 Agustus Mendatang
Para pekerja migran antre vaksinasi di Hong Kong pada 1 Agustus 2021. (ANTARA/KJRI Hong Kong)
News
Nasional

Pekerja Migran Indonesia Sudah Boleh Masuk Hong Kong per 30 Agustus Mendatang

Minggu, 29 Agustus 2021 14:48 WIB 29 Agustus 2021, 14:48 WIB

INDOZONE.ID - Para calon pekerja migran dari Indonesia (PMI) sudah bisa masuk dan bekerja di Hong Kong mulai Senin, 30 Agustus 2021. Hal itu diumumkan Konsulat Jenderal RI yang berada di Hong Kong, Minggu (29/8/2021). 

Mengutip dari Antara, kebijakan terbaru yang ditetapkan pemerintah Hong Kong itu juga sudah tersiar di sejumlah media di China.

"Kami sudah mencapai kesepakatan pengakuan catatan vaksinasi dengan pemerintah Indonesia dan pemerintah Filipina," kata juru bicara Pemerintah Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong (HKSAR).

Menurutnya kebijakan tersebut akan memudahkan masyarakat Hong Kong yang kesulitan mendapatkan pembantu rumah tangga setelah penangguhan pengiriman PMI dari Indonesia dan Filipina menyusul merebaknya wabah COVID-19 varian Delta di kedua negara di kawasan Asia Tenggara tersebut.

Adapun untuk bisa memasuki dan bekerja di Hong Kong, KJRI menyampaikan beberapa persyaratan, di antaranya calon PMI harus mendapatkan vaksin lengkap yang telah melewati masa 14 hari sejak vaksin dosis kedua.

PMI diingatkan untuk membawa dokumen perjalanan dan kontrak kerja yang diperlukan, sertifikat vaksinasi dosis pertama dan kedua yang telah diverifikasi oleh Kementerian RI, surat hasil negatif tes PCR yang dapat diperoleh 72 jam sebelum keberangkatan, dan memiliki bukti pemesanan tempat karantina mandiri selama 21 hari di tempat yang telah ditentukan.

Otoritas Hong Kong turut menyediakan satu hotel dengan 409 kamar yang bisa digunakan untuk karantina mandiri bagi pekerja migran dari Indonesia dan Filipina.

HKSAR juga akan menambah fasilitas karantina tersebut seiring dengan meningkatnya gelombang kedatangan pekerja migran dari kedua negara tersebut.

Diketahui, Indonesia dan Filipina merupakan dua negara penyumbang terbesar tenaga kerja asing sektor informal di Hong Kong. Sebelumnya Hong Kong menetapkan Indonesia berstatus A1 COVID-19 sehingga bandar udara setempat tidak menutup jalur penerbangan dari dan menuju Indonesia.


Artikel Menarik Lainnya:

Pesawat Batik Air Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu
Maling Bunga Langka Beraksi di Kompleks Setia Budi Medan, Aksinya Terekam CCTV
Menikmati Keindahan ‘Surgawi’ Aek Sirjoni, Air Terjun Jernih Kebanggaan Tapanuli

TAG
Zega
Anisa Rizwani
Zega

Zega

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US