Terkait Rencana Lockdown Kepulauan Nias, Gubernur Edy Minta Izin ke Menko Luhut Dulu
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. (Instagram/humassumut)
News
Kota Medan

Terkait Rencana Lockdown Kepulauan Nias, Gubernur Edy Minta Izin ke Menko Luhut Dulu

Selasa, 15 September 2020 14:29 WIB 15 September 2020, 14:29 WIB

INDOZONE.ID - Rencana Gubernur Edy Rahmayadi untuk melakukan penutupan akses masuk dan keluar Kepulauan Nias selama 14 hari tampaknya harus mendapat persetujuan dari Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Republik Indonesia, Luhut B Pandjaitan.

Untuk itu, Gubernur Edy pun telah meminta izin kepada Menko Luhut saat mengikuti rapat koordinasi bersama Menko Marves Luhut B Pandjaitan secara virtual.

Dikatakan Edy, dengan menutup akses masuk dan keluar Kepulauan Nias, maka hal itu dapat mempercepat penanganan Covid-19 di daerah tersebut.

"Dapat kami laporkan Pak Luhut, saat ini di Nias sudah terkonfirmasi 90 positif. Oleh karenya saya minta izin, untuk menutup sementara 14 hari, akses jalur masuk/keluar udara dan laut ke Nias," ujar Edy.

Kepada Luhut, Edy menjelaskan bahwa virus corona mewabah di Kepulauan Nias berawal dari masyarakat di beberapa daerah seperti dari Bandara Jakarta dan Medan, juga dari pelabuhan, di antaranya Teluk Bayur Padang Sumatera Barat, Sibolga dan Aceh.

Kendati Edy sudah meminta izin untuk menutup akses masuk dan keluar Kepulauan Nias, Menko Luhut belum bisa mengambil keputusan dan pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut.

"Baik, kita akan bicarakan selanjutnya tentang kondisi ini. Setelah rapat ini saya akan telepon Pak Edy," ucap Luhut dalam rapat tersebut.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US