Polres Toba Selidiki Kasus Penganiayaan Warga Lumban Dolok, Korban Alami Luka Bacok
Hendra Manullang (35) korban penganiayaan yang mengalami luka berat dirawat di RSUD Porsea. (photo/ANTARA/HO)
News
Kab. Toba Samosir

Polres Toba Selidiki Kasus Penganiayaan Warga Lumban Dolok, Korban Alami Luka Bacok

Kamis, 09 September 2021 08:52 WIB 09 September 2021, 08:52 WIB

INDOZONE.ID - Kasus penganiayaan yang mengakibatkan luka bacok terhadap korban korban Hendra Manullang (35) warga Lumban Dolok, Desa Pardomuan, Kabupaten Toba, Sumatera Utara masuk tahap penyelidikan oleh  Personel Sat Reskrim Polres Toba bersama Polsek Laguboti.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Toba AKBP Akala Fikta melalui Kasubbag Humas Polres Toba Iptu Bungaran Samosir, Rabu (8/9/2021).

"Penganiayaan itu dalam proses penyelidikan dan kita telah melakukan upaya cek TKP, cek korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea, dan terduga pelaku di Rumah Sakit (RS) HKBP Balige," katanya.

Disebutkan bahwa, kasus penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa (7/9/2021) di Lumban Dolok, Kecamatan Laguboti.

Diduga pelaku penganiayaan itu adalah JH (56) yang juga penduduk Lumban Dolok.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kronologis penganiyaan berawal dari Selasa (7/9/2021) sekitar pukul 09.00 WIB di mana istri korban Denni br Hutapea (29) cekcok dengan istri terduga pelaku Hotma br Sinurat. 

Kemudian korban Hendra ikut pula cekcok mulut melawan istri tersangka yang terjadi di halaman rumah korban.

Tidak berapa lama kemudian diduga tersangka JH pulang dari ladang menderes pohon tuak dengan masih membawa pisau penderes.

Tersangka melihat istrinya cekcok dengan korban dan melerai agar tidak ribut lagi. 

Namun karena tidak diindahkan korban dan istri tersangka, JH menjadi emosi dan menarik pisau yang berada di pinggangnya untuk membacok korban berulang-ulang.

Setelah membacok korban hingga terjatuh di halaman rumahnya, tersangka pulang ke rumah dan mengambil sebuah pisau di dapur lalu melakukan percobaan bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perutnya 1 kali.

Masyarakat menemukan tersangka dalam keadaan pingsan di belakang rumahnya dan dilarikan ke RS HKBP Balige.

Artikel Menarik Lainnya


TAG
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US