Kedatangan Vaksin Covovax Pertama, Indonesia Miliki Total 317 Juta Dosis Vaksin
Ilustrasi vaksin (Pixabay)
News
Nasional

Kedatangan Vaksin Covovax Pertama, Indonesia Miliki Total 317 Juta Dosis Vaksin

Minggu, 28 November 2021 14:50 WIB 28 November 2021, 14:50 WIB

INDOZONE.ID - Indonesia baru saja menerima kedatangan vaksin COVID-19 merek Covovax pada Sabtu (27/11) sebanyak 134.500 dosis dalam bentuk jadi dari total 10 juta dosis. Kedatangan vaksin tahap ke-135 ini menjadikan Indonesia memiliki stok lebih dari 317 juta dosis dari kebutuhan 412 juta.

Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu menuturkan vaksin Covovax merupakan vaksin dengan platform protein subunit, yakni dengan protein yang direkayasa dari urutan genetik SARS-CoV-2 dan ditambahkan matriks m berbasis saponin.

"Berdasarkan data diperoleh Kemenkes, tingkat keamanan dan efikasi dari vaksin dalam mencegah Covid-19 sebesar 89,7 persen terhadap virus Alpha atau B.1.1.7 dan 96,4 persen terhadap virus varian non B.1.1.7," katanya seperti yang dikutip Indozone, Minggu (28/11/2021). 

Ia menjelaskan atas kedatang vaksin tersebut pemerintah menargetkan vaksinasi dosis pertama mencapai 75 persen dan dosis dua sebesar 65 persen pada akhir tahun.

"Diharapkan pada akhir tahun, 75 persen tercapai untuk dosis satu dan 65 persen untuk dosis dua, " sambungnya.

Adapun menurutnya penyediaan vaksin dilakukan melalui beberapa strategi, yakni bilateral, multilateral, serta eksplorasi dari kemampuan produksi dalam negeri.

Pada kesempatan yang sama, ia juga mengajak masyarakat untuk segera lakukan vaksinasi demi melindungi diri dan mengurangi resiko sakit berat jika terinfeksi.

"Pemerintah menegaskan bahwa seluruh vaksin Covid-19 yang digunakan ini aman dan berkhasiat," katanya.

Selain itu, ia menegaskan, banyaknya merek vaksin yang beredar bukan berarti masyarakat bisa memilih merek tertentu. Namun, hal itu menjadi wujud strategi pemerintah untuk memenuhi stok kebutuhan vaksin secepat mungkin, serta menghindari risiko kehabisan stok.
 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Anisa Rizwani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US