Tersangka Kasus Penjualan Vaksin Covid-19 Ilegal di Medan Terancam 20 Tahun Penjara
Ilustrasi vaksin Covid-19. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
News
Kota Medan

Tersangka Kasus Penjualan Vaksin Covid-19 Ilegal di Medan Terancam 20 Tahun Penjara

Sabtu, 22 Mei 2021 09:23 WIB 22 Mei 2021, 09:23 WIB

INDOZONE.ID - Polda Sumut mengungkapkan tersangka suap penjualan vaksin Covid-19 ilegal di Medan terancam 20 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar.

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dalam konferensinya persnya, Jumat (21/5) menyebutkan tersangka suap telah melanggar Pasal 12 huruf a dan b atau Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 1 UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tipikor.

"Selain itu pemberi suap dipersangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a dan b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagai dimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," terang Panca.

Seperti diketahui,  Polda Sumut menetapkan empat tersangka kasus dugaan penjualan vaksin Covid-19 ilegal di Medan.

Keempat tersangka itu, yakni SW (40) agen properti di Medan Polonia (pemberi suap), dr IW (45) ASN/dokter di Rutan Klas I Medan (penerima suap), KS (47) ASN/dokter di Dinas Kesehatan Provinsi Sumut (penerima suap) dan SH, ASN di Kemenkumham Sumut.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ilegal itu menggunakan vaksin yang berasal dari Rutan Tanjung Gusta Medan yang sebenarnya diperuntukkan bagi warga binaan, namun diperjualbelikan secara ilegal.

Total jumlah orang yang divaksinasi selama 15 kali pelaksanaan vaksinasi ilegal itu sebanyak 1.085 orang dengan nilai suap sebesar Rp238.700.000 dan fee untuk pemberi suap sebesar Rp32.550.000.

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US