Polisi Dituduh Tembak Geng Motor Tanpa Sebab, Humas Polda Sumut Beri Klarifikasi
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. (photo/Istimewa)
News
Kota Medan

Polisi Dituduh Tembak Geng Motor Tanpa Sebab, Humas Polda Sumut Beri Klarifikasi

Kamis, 14 Mei 2020 17:00 WIB 14 Mei 2020, 17:00 WIB

INDOZONE.ID - Seorang ibu, Sinta Rumata Simanjuntak menuduh oknum polisi Polsek Medan Helvetia melakukan penembakan terhadap kedua anaknya, Fernando dan Daniel tanpa sebab.

Padahal, keduanya merupakan komplotan geng motor yang merusak rumah warga pada 23 Maret 2019, di Jalan Pembangunan, Kelurahan Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara.

Akibat aksi geng motor tersebut, satu warga harus dirawat karena pendarahan otak usai dianiaya puluhan pelaku.

Terkait tuduhan tersebut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja memberi klarifikasi, Rabu (13/5/2020).

"Tuduhan ibu itu tidak mendasar karena polisi sudah bertugas sesuai prosedur. Kedua pelaku mencoba kabur dan diberi tembakan peringatan oleh polisi tapi diabaikan sehingga diberi tembakan pada kakinya," jelas Tatan kepada wartawan, Rabu (13/5/2020).

Tatan juga menjelaskan, Fernando dan Daniel merupakan pelaku kejahatan yang masuk dalam Daftar pencarian orang (DPO), atas Laporan Polisi Nomor : LP/203/III/2019/ Polrestabes Medan/Sek Medan Helvetia pada 24 Maret 2019 lalu.

Ditegaskan Tatan, Polda Sumut dan Polres jajaran tidak akan memberikan toleransi kepada kelompok geng motor atau pelaku kejahatan lainnya yang meresahkan masyarakat.

Artikel Menarik Lainnya

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU