Terlibat Kasus Narkoba, Seorang ASN Pemkab Tapteng Diberhentikan
Kepala BKD Tapteng Yetty Sembiring saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait tindakan displin berupa pemberhentian kepada oknum ASN Tapteng yang terlibat narkoba. (ANTARA/Jason Gultom)
News
Kab. Tapanuli Tengah

Terlibat Kasus Narkoba, Seorang ASN Pemkab Tapteng Diberhentikan

Selasa, 25 Februari 2020 19:00 WIB 25 Februari 2020, 19:00 WIB

INDOZONE.ID - Pemkab Tapanuli Tengah serius dalam memberantas narkoba. Salah satunya dengan memecat seorang ASN berinisial AS (39) lantaran terlibat dalam penggunaan narkoba. AS dinyatakan positif narkoba.

AS diberhentikan berdasarkan rapat yang digelar tim penegakan disiplin Pemkab Tapanuli Tengah yang diketuai Sekda Tapanuli Tengah. Tim penegakan disiplin ini terdiri dari BKD, Inspektur, Bagian Hukum, Asisten III, Kabag Umum.

Kepala BKD Tapanuli Tengah, Yetty Sembiring di Pandan, Selasa (25/2/2020) mengatakan AS diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri dari ASN.

“Jadi tidak ada tawar menawar kalau berkaitan dengan narkoba. Dan pak Bupati cukup tegas dengan komitmen itu. Dan sesuai dengan surat pernyataan yang ditandatangani yang bersangkutan, maka sanksi disiplin pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri kepada AS (39) diberlakukan. Karena tim sudah mengecek semua bukti-bukti dari polisi dan juga hasil tes urine yang menyebutkan dia (AS) positif menggunakan narkoba,” terang Yetty.

Yetty menghimbau kepada semua ASN Pemkab Tapanuli Tengah termasuk semua pegawai honorer agar siap-siap mundur jika terbukti terlibat narkoba. Mereka juga diingatkan agar tidak menyentuh narkoba, apalagi menggunakan dan menjualnya.

“Kasihi keluarga anak istri/suami saudara, dan jangan coba-coba yang namanya narkoba, karena kita sudah membuat surat pernyataan. Selain itu juga, ASN yang diberhentikan karena terlibat narkoba tidak dapat pensiun. Coba anda bayangkan dan renungkan betapa beratnya sanski yang sudah kita sepakati itu. Dan saya juga beserta pimpinan SKPD yang lain juga membuat surat pernyataan yang sama. Sekali lagi kami himbau agar jauhi diri kita dari narkoba, karena tiada maaf untuk narkoba,” tandasnya.

Yetty mengatakan sebelum AS, pihaknya juga telah memberhentikan ASN lainnya yang terlibat narkoba.

“Ini adalah kasus yang kedua. Dan tes urine terhadap ASN dan pegawai honor tetap dilakukan, hanya saja kapan waktunya tidak perlu kami sampaikan,” jawabnya.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Tonggo Simangunsong
Budi Setiawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US