Korupsi DAK, KPK Tetapkan Bupati Labura Buyung jadi Tersangka
Ilustrasi kantor KPK. / istimewa
News
Nasional

Korupsi DAK, KPK Tetapkan Bupati Labura Buyung jadi Tersangka

Rabu, 11 November 2020 09:57 WIB 11 November 2020, 09:57 WIB

INDOZONE.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetapkan Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) periode 2016-2021, Khairuddin Syah alias Buyung sebagai tersangka korupsi pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P) Tahun Anggaran 2017. 

Selain Buyung, KPK juga menetapkan mantan Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Puji Suhartono sebagai tersangka dalam kasus serupa. 

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menyebutkan kasus ini merupakan pengembangan suap usulan dana perimbangan keuangan daerah dalam RAPBN Perubahan. 

"Setelah menemukan bukti permulaan yang cukup, KPK melakukan penyelidikan dan meningkatkan status perkara ini ke penyidikan pada 17 April 2020 dan menetapkan KSS dan PJH tersangka," ujar Lili dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta (10/11).

Dia menyampaikan, kasus ini diawali dengan operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (4/5/2018) di Jakarta. Dalam OTT ini KPK menyita Rp400 juta dan menetapkan enam orang tersangka.

Kharuddin disangkakan dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Sementara Puji Suhartono disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 KUHP.



Artikel menarik lainnya: 

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU