Akhirnya Komplotan Pencurian Rp1 M di Tapanuli Utara Terungkap, Ini Para Pelakunya
Lima pelaku pencurian Rp1 miliar di Tapanuli Utara berhasil ditangkap. (Antara/Rinto Aritonang)
News
Kab. Tapanuli Utara

Akhirnya Komplotan Pencurian Rp1 M di Tapanuli Utara Terungkap, Ini Para Pelakunya

Kamis, 17 September 2020 19:55 WIB 17 September 2020, 19:55 WIB

INDOZONE.ID - Sejumlah pelaku inti dalam aksi pencurian brankas Toko Miduk Tarutung senilai Rp1 Miliar pada 1 Juli 2019 lalu akhirnya ditangkap petugas Polres Tapanuli Utara. Pelakunya ternyata berjumlah lima orang.

Melansir Antara, Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Jonner Samosir dalam konferensi persnya, Kamis (17/9) mengungkapkan komplotan pelaku pencurian kelas kakap yang terdiri dari lima orang itu, yakni berinisial LM, BS, MNL, YPS, dan ARA.

Untuk LM dan BS, berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan. Sementara MNL, YPS, dan ARA merupakan komplotan pencuri lihai yang sudah beraksi di 25 titik di Jakarta dan tercatat sebagai residivis yang telah tiga kali keluar masuk penjara.

"ARA beralamat di Jalan Malanton Siregar Gg Barito No 7 Marihat Jaya Siantar, dan YPS merupakan warga Blok Kresek RT/RW 004/001 Kelurahan Sidamulya Kecamatan Bongas, Indramayu Jawab Barat," terang Jonner.

Dijelaskan Jonner, sepak terjang YPS dan AR dalam dunia kejahatan di Jakarta terungkap setelah keduanya diringkus Polda Metro Jaya saat aksi pencuriannya di salah satu rumah makan di Tambora, Jakarta Barat.

"Pimpinan kita, Kapolda Sumut berkoordinasi dengan Polda Metro, sehingga tersangka diserahkan ke kita untuk penyidikan lebih awal," urai Jonner.

Dari pengakuan YPS dan AR, mereka juga telah beraksi sebanyak tiga kali di wilayah Tapanuli Utara, sebelum akhirnya membobol Toko Miduk Tarutung.

Adapun tiga kali aksi pencurian yang dilakukan mereka, yakni mencuri brankas pabrik tapioka PT Hutahaean Siborongborong, pencurian 75 tabung gas di Sipoholon, serta pencurian brankas di Sidempuan Tapsel yang dilakukan sekitar Juni 2019.

Kemudian mereka membobol Toko Miduk Tarutung dengan mencuri brankas yang berisi uang tunai, perhiasan, dan surat berharga senilai Rp1 miliar.

"Jadi kita sudah melakukan segala upaya dan cara untuk berhasil menangkap semua pelaku ini. Bukan hanya tenaga dan  pikiran, biaya yang kita keluarkan pun sudah sangat besar," kata Jonner.

Dalam peristiwa pembobolan Toko Miduk, petugas telah mengamankan barang bukti berupa brankas yang sudah sempat dibuang para pelaku di Sungai Asahan Porsea Toba, 1 unit sepeda motor, 1 buah buku tabungan BRI. 

"Tim masih terus mengembangkan kasus ini hingga tuntas. Saat ini, tiga tersangka yakni MNL, YPS dan AR masih ditahan di Mapolres Taput, sedangkan tersangka LM dan BS sudah diserahkan ke kejaksaan," sebut Jonner.

Kelima tersangka diancam hukuman 7 tahun penjara sesuai penerapan pasal 363 ayat 1 ke 4e KUH Pidana.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US