Pasca Erupsi, Kata Wakil Bupati Pengungsi Gunung lli Lewotolok Membutuhkan Ini
Gunung lli Lewotolok. / istimewa
News
Nasional

Pasca Erupsi, Kata Wakil Bupati Pengungsi Gunung lli Lewotolok Membutuhkan Ini

Rabu, 02 Desember 2020 09:53 WIB 02 Desember 2020, 09:53 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan saat ini masker menjadi kebutuhan mendesak bagi ribuan pengungsi akibat erupsi Gunung Ili Lewotolok karena di tengah pandemi Covid-19.

"Kalau yang dibutuhkan sama pengungsi, karena sekarang terkait dengan Covid-19 juga dan mereka saat lari itu tidak menggunakan masker, pakaian di badan dan saat inikan Lembata masuk zona merah sehingga yang paling utama saat ini adalah masker," kata Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday kepada wartawan di Lewoleba, Rabu (2/12/2020).

Menurutnya hingga saat ini  belum mengetahui apakah dari ribuan pengungsi itu ada yang terpapar Covid-19. Dia tidak ingin adanya klaster baru Covid-19 di daerah itu.

Apalagi, saat ini jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten itu sudah mencapai 27 kasus sehingga menurut Thomas perlu diwaspadai.

Ia menambahkan pengungsi juga membutuhkan air bersih serta sarana mandi cuci kakus (MCK) karena fasilitas itu sulit mereka peroleh di lokasi pengungsian.

Di samping itu, katanya, tikar juga menjadi kebutuhan mereka untuk alas tidur, terlebih banyak anak usia balita di tempat pengungsian.

"Pantauan kami kemarin masih banyak tenda-tenda yang alasnya masih menggunakan terpal. Apalagi banyak anak-anak usai balita yang ada di lokasi pengungsian," kata dia.

Hal tersebut diakui oleh Rofina Beny, seorang ibu rumah tangga yang ditemui di lokasi pengungsian di halaman kantor perpustakaan daerah.

"Kita di sini kesulitan sabun mandi, selimut, dan alas untuk tidur. Kasihan anak-anak kami yang masih kecil-kecil," kata dia.

Ia mengungsi bersama suami dan empat anaknya saat terjadi erupsi Gunung Ili Lewotolok. Erupsi gunung berapi itu mengeluarkan material vulkanik setinggi 4.000 meter. Ia berharap, kekurangan fasilitas di pengungsian tersebut bisa segera dipenuhi sehingga tidak mengakibatkan warga sakit.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US