Miris, Akibat Kesulitan Ekonomi, Ayah di Medan Hendak Jual Bayinya Rp30 Juta
Seorang ayah yang hendak menjual bayinya. (Dok. Istimewa)
News
Kota Medan

Miris, Akibat Kesulitan Ekonomi, Ayah di Medan Hendak Jual Bayinya Rp30 Juta

Selasa, 13 Oktober 2020 14:46 WIB 13 Oktober 2020, 14:46 WIB

INDOZONE.ID - Akibat kesulitan ekonomi yang dialami, seorang ayah bernama Sup asal Tanjungbalai berniat menjual bayinya yang masih berusia enam bulan. Anak kandungnya itu hendak dijual kepada seseorang seharga Rp30 juta. Duh!

Dihimpun Indozone dari berbagai sumber, Selasa (13/10), niat jahatnya itu diketahui saat warga di Lingkungan 24, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan hendak menghajarnya karena merasa geram mendengar bahwa pria berusia 23 tahun itu akan menjual anaknya.

Beruntung pada saat itu, Kepala Lingkungan setempat berhasil mengamankannya ke Kantor Lurah.

Dalam pengakuan Sup kepada pihak kelurahan dan Bhabinkantibmas Pekan Labuhan, Sup berniat menjual anaknya itu karena sangat membutuhkan uang untuk menutupi biaya hidup.

Dia kemudian tergiur pada tawaran seorang wanita yang hendak memberikannya uang sebesar Rp30 juta agar ia dapat memberikan anaknya kepada orang tersebut.

Sudah setahun Sup membina bahtera rumah tangga dengan istrinya yang bernama Nur. Saat tinggal di Tanjungbalai, Sup menganggur tak punya pekerjaan. Di Medan, mereka tinggal bersama orang tua angkat Sup yang berada di Lingkungan 24 Kelurahan Pekan Labuhan.

Dari pengakuan Nur, saat itu suaminya pulang ke rumah dan meminta bayinya untuk dibawa pulang ke Tanjungbalai. Namun, Nur tidak mau memberikannya. Sup kemudian merampas anaknya dari gendongan Nur. Setelah itu, Sup pergi membawa bayi laki-laki yang masih berusia enam bulan itu.

Tidak lama kemudian, Nur mendapatkan informasi bahwa suaminya itu akan menjualkan anak mereka kepada seorang wanita. Namun, wanita yang hendak mengadopsi itu pun akhirnya membatalkan niatnya karena dia tidak mau mengadopsi anak yang masih mempunyai ibu kandung.

Warga sekitar yang mendengar niat jahat Sup itu pun merasa geram dan sempat menghajarnya. Namun, Kepala Lingkunan memutuskan untuk mengamankan Sup ke Kantor Kelurahan Pekan Labuhan agar bisa diinterogasi oleh Bhabinkantibmas.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US