Tewasnya 2 Tahanan di Polsek Sunggal Dinilai Janggal, LBH Bikin Laporan ke Propam Poldasu
Ilustrasi tahanan. (Dok. Istimewa)
News
Kota Medan

Tewasnya 2 Tahanan di Polsek Sunggal Dinilai Janggal, LBH Bikin Laporan ke Propam Poldasu

Selasa, 06 Oktober 2020 15:02 WIB 06 Oktober 2020, 15:02 WIB

INDOZONE.ID - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Medan membuat laporan ke Propam Polda Sumatera Utara terkait tewasnya dua tersangka tahanan di Polsek Sunggal.

"LBH Medan, hari ini membuat laporan dan kode etik di Polda Sumut bersama keluarga korban," kata Wakil Direktur LBH Medan Irvan Saputra, melansir Antara, Selasa (6/10).

Seperti diketahui, dua tahanan yang meninggal dunia itu adalah Joko Dedi Kurniawan dan Rudi Efendi. Keduanya merupakan dua dari delapan tersangka perampokan modus polisi gadungan yang ditangkap Polsek Sunggal pada Rabu (9/9).

"Kedua tersangka meninggal dunia dalam proses penyidikan tepatnya pada 2 Oktober 2020 dan 26 September 2020," katanya.

Dikatakan Irvan, berdasarkan laporan keluarga korban kepada pihak LBH Medan, Polsek Sunggal telah melakukan visum terhadap kedua tersangka, namun hasil visum tersebut tidak diberikan kepada pihak keluarga.

"Sehingga keluarga curiga terhadap pihak Polsek Sunggal. Ditambah lagi kecurigaan pihak korban saat memandikan korban ditemui luka di kepala, dada, kulit tangan terkelupas dan sekujur badan kondisi membiru," ujar Irvan.

Dari laporan keluarga tersebit, pihak LBH Medan meminta kepada Polda Sumut dan Komnas HAM agar mengusut tuntas kasus tewasnya dua tahanan tersebut.

"Kita juga meminta LPSK untuk memberikan perlindungan hukum terhadap 6 tersangka yang sedang ditahan," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US