Berangkat dari Zona Merah Covid-19, Anggota DPRD Sumut Berbondong-bondong Raker di Balige
Kantor DPRD Sumatera Utara. (ANTARA)
News
Kab. Toba Samosir

Berangkat dari Zona Merah Covid-19, Anggota DPRD Sumut Berbondong-bondong Raker di Balige

Rabu, 16 September 2020 10:41 WIB 16 September 2020, 10:41 WIB

INDOZONE.ID - Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut) bersama staf dan tenaga pendukung lainnya, berbondong-bondong akan datang ke Balige melaksanakan kegiatan Rapat Kerja Tahunan (Raker).

Informasi yang diterima, rombongan DPRD Sumut sesuai jadwal yang ada melakukan perjalanan menuju Balige pada hari ini Rabu (16/9/2020), dan akan melakukan acara selama tiga hari sampai tanggal (19/9/2020) di hotel Labersa Balige.

"Kita mengingatkan bahwa kondisi masa pandemi covid-19 ini, larangan untuk pesta rakyat/adat saja yang terbatas diberlakukan kepada masyarakat awam. Namun, kenapa Gubernur Sumatera Utara membiarkan kegiatan Raker ini yang pada umumnya Pimpinan dan anggota DPRD Sumut tersebut berdomisili di daerah zona merah seperti kota Medan,” ujar Ahmad P Pohan salah satu aktivis HMI Sumut, di Medan, Rabu (16/9/2020).

Raker tahunan ini dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Sumut jumlahnya 100 orang, mereka akan bawa supir 100 orang di dukung tenaga ASN dan lainnya, akan berjumlah lebih 200 orang datang ke Balige pada hari ini.

Ahmad P Pohan menambahkan, kalau kalangan Polisi dan Pemerintah daerah melalui Gubernur hanya menyerukan penegakkan protokol kesehatan kepada masyarakat, banyak yang mendapat hukuman disuruh push up, ada yang dirazia, bahkan harus pakai izin keramaian.

"Kenapa dengan seenaknya kalangan pimpinan dan anggota DPRD Sumut tanpa hambatan di musim pandemi ini bisa melakukan Raker yang akan diikuti ratusan orang di Hotel Balige," kata Ahmad Pohan.

Balige yang merupakan kota kecil, dia mempertanyakan apakah ada jaminan rombongan pimpinan dan anggota DPRD Sumut yang datang bebas dari covid-19.

Sementara mereka sebagian besar mereka berasal dari zona merah. Kegiatan Raker ini dinilai sudah melanggar Instruksi Presiden RI  Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19

"Apa buktinya semua rombongan itu tidak membawa bahaya covid-19 ke Balige? Kami takut, akan ada cluster baru di Balige yang dibawa rombongan. Seharusnya ada keprihatinan pimpinan dan anggota DPRD Sumut di musim pandemi ini untuk menunda agenda Raker, atau dibuat daring," sebutnya lagi.

Sebelumnya Gubernur Sumut sebagai perwakilan pemerintah pusat juga sudah menegaskan untuk ketat dan disiplin dalam pencegahan wabah corona ini.

TAG
Fahrizal Daulay
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US