15 Orang Demam di Tapteng, Ini Penjelasan Ahmad Sibarani
Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarai saat diwawancarai terkait adanya 15 warga Tapteng yang demam. Bupati menjelaskan, bahwa ke 15 warganya itu demam bukan karena COVID-19. (ANTARA/Jason Gultom)
News
Kab. Tapanuli Tengah

15 Orang Demam di Tapteng, Ini Penjelasan Ahmad Sibarani

Sabtu, 04 April 2020 12:00 WIB 04 April 2020, 12:00 WIB

INDOZONE.ID - Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani mengkonfirmasi bahwasanya, 15 orang warganya di Desa Bondar Sihudon II, Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapanuli Tengah, yang sedang mengalami demam, tidak terjangkit virus corona (Covid-19).

Lima belas warga tersebut hanya mengalami demam biasa.Hal tersebut diungkapkan Bupati Tapteng saat dikonfirmasi terkait beredarnya informasi bahwa 15 warganya demam karena terjangkit corona.

Setelah hadir di acara pelantikan pimpinan DPRD Tapteng, Jumat (3/4/2020), Bupati mengatakan, dia sudah menerima informasi itu dan petugas medis sudah turun.

"Saya sudah terima informasinya dan petugas medis kita sudah turun
langsung ke lokasi," katanya, seperti dilansir dari Antara, Jumat (3/4/2020).

"Kalau memang ada indikasi ke arah sana, kita sudah ada alat testnya. Tapi kita tidak bisa mengobati di sini (Tapteng), harus ke Rumah Sakit Rujukan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Ewiyah Laili yang dikonfirmasi sebelumnya juga mengatakan hal senada.

Dia mengatakan, petugas kesehatan sudah melakukan pemeriksaan terhadap ke-15 warga itu.

“Petugas kita sudah periksa kesehatan mereka. Kondisinya sudah mulai membaik, dan demamnya sudah turun,” tutur Ewiyah.

“Kita juga tekankan supaya mereka periksa kesehatan, dan mengisolasi diri dengan menjalani karantina rumah. Mereka semua kita pantau ketat,” lanjutnya.

Namun soal penyebab belasan warga tersebut demam, Ewiyah mengaku belum mendapatkan data secara rinci dari puskesmas setempat.

Ewiyah mengakui ada warga setempat yang baru datang dari Jakarta, karena orang tuanya meninggal dunia. Menurutnya, orang tersebut sudah masuk dalam pemantauan Dinas Kesehatan Tapteng.

“Memang ada warga setempat yang datang dari Jakarta sekitar 3 hari lalu, karena orang tuanya meninggal dunia. Sebenarnya orang itu sudah masuk dalam pemantauan kita, dan tidak ada gejala apapun. Sedangkan 15 warga yang demam itu, tidak ada riwayat bepergian ke luar kota,” jelasnya.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Laila Rahmi Batubara

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US