Batasi Jemaat, Gubsu Minta Kapasitas Gereja saat Natal di Sumut Maksimal 50 Persen
Gubsu saat bertemu dengan tokoh dan pimpinan ormas kepemudaan Kristen Protestan dan Katolik (Instagram/Edy_Rahmayadi)
News
Kota Medan

Batasi Jemaat, Gubsu Minta Kapasitas Gereja saat Natal di Sumut Maksimal 50 Persen

Kamis, 02 Desember 2021 09:30 WIB 02 Desember 2021, 09:30 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) tidak melarang adanya kegiatan ibadah di gereja saat perayaan Natal 2021. Namun, Gubsu meminta jumlah jamaat dibatasi maksimal 50 persen sesuai aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

"Untuk antisipasi penyebaran virus, ibadah ini kekuatannya 50 persen dari satu tempat," kata Edy Rahmayadi, seperti yang dikutip Indozone dari Antara, Kamis (2/12/2021).

Ia menuturkan saat ini telah bertemu dengan tokoh dan pimpinan ormas kepemudaan Kristen Protestan dan Katolik untuk menyepakati aturan perayaan Natal 2021. Di mana telah disepakati perayaan Natal tidak boleh dilakukan di luar rumah ibadah atau rumah jamaah. 

"Dan tidak boleh melakukan ibadah selain di tempat ibadah dan rumah," tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes) agar tidak ada lonjakan kasus baru pasca libur Natal dan tahun baru. Serta yang terpenting tidak diperbolehkan  menggelar kegiatan pawai (berkerumun) dan tidak boleh mudik.

Perihal larangan-larangan itu, menurut Gubsu, sebelumnya telah diatur oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang tertuang dalam Instruksi Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 pada saat Natal dan Tahun Baru.

"Kami sudah jelaskan ketentuan-ketentuan level tiga diperintahkan dari Jakarta. Kita urai dan kita cari khususnya terhadap Sumatera Utara, gereja-gereja di Sumatera Utara, kegiatan-kegiatan di Sumatera Utara. Inilah yang kita koordinasikan. Dan tadi cukup baik, para pendeta menerimanya dan akan mensosialisasi mengedukasi kepada seluruh umat nasrani," tutupnya.

Sementara itu, Pendeta Langsung Sitorus yang hadir dalam pertemuan dengan Gubsu menyarankan agar ketentuan pencegahan saat Natal dan tahun baru betul-betul dilaksanakan.

"Yang paling sulit sekarang adalah tugas kita bagaimana masyarakat mau. Karena mereka sudah merasa COVID tidak ada lagi," ujarnya.



Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Aqmarul Akhyar
Anisa Rizwani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US