Karena Anggaran, 18.280 Pengguna BPJS  di Tebingtinggi Dinonaktifkan
Ilustrasi Kartu BPJS Kesehatan. (Istimewa)
News
Kota Tebing Tinggi

Karena Anggaran, 18.280 Pengguna BPJS di Tebingtinggi Dinonaktifkan

Selasa, 03 Maret 2020 18:00 WIB 03 Maret 2020, 18:00 WIB

INDOZONE.ID - 18.280 pengguna BPJS Kesehatan di Tebingtinggi yang berasal dari dana APBD untuk tahun 2020 dinonaktifkan karena keterbatasan anggaran pemerintah Kota Tebingtinggi.

Kepala Dinas Sosial Tebingtinggi, Syah Irwan mengatakan penonaktifan ini dilakukan berdasarkan usia. Meskipun demikian, warga yang kartunya dinonaktifkan ini masih bisa menggunakannya untuk penyakit tertentu setelah diaktifkan kembali. Untuk pengaktifannya bisa melalui surat keterangan dari Dinas Sosial kepada Dinas Kesehatan.

"Yang tidak diaktifkan usia 10-42 tahun dan yang masih aktif usia 0-10 dan 42-60 tahun. BPJS Kesehatan yang masih aktif 15.103 pengguna," katanya.

Sementara itu, Kabid Yankes SDM Kesehatan dan Farmasi Dinas Kesehatan Tebingtinggi, dr Darlina Nasution mengatakan, pihaknya juga sudah menerima surat dari Dinas Sosial mengenai dinonaktifkannya 18.280 warga pengguna BPJS Kesehatan dari dana APBD.

Sejak diberlakukanya kebijakan tersebut, Dinkes Tebingtinggi sudah mengaktifkan kembali kartu BPJS untuk 45 orang dalam kasus penyakit tertentu. Pengaktifan ini dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari Dinsos. Adapun penyakit tersebut di antaranya kanker, cuci darah dan lever.

"Dinkes pada prinsipnya tidak pernah mempersulit warga, jika ada rekomendasi dari Dinas Sosial, kartu BPJS-nya akan kami aktifkan kembali sesuai kebutuhan," katanya.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong
Budi Setiawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU