Siap-siap, Demi Perampingan BUMN akan Bubarkan 14 Perusahaan
Logo BUMN. / istimewa
News
Nasional

Siap-siap, Demi Perampingan BUMN akan Bubarkan 14 Perusahaan

Selasa, 29 September 2020 16:33 WIB 29 September 2020, 16:33 WIB

INDOZONE.ID - Dengan alasan perampingan dan meningkatkan kinerja perusahaan badan usaha milik negara (BUMN), Menteri BUMN Erick Thohir akan bubarkan 14 perusahaan oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA.

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga menyebutkan langkah dilakukan dengan perluasan Peraturan Pemerintah nomor 43 tahun 2005 tentang fungsi dari Kementerian BUMN.

"Ini kami mau perluasan, supaya bisa melikuidasi, me-merger perusahaan yang kita anggap sudah deadweight. Kita tahu, seperti Merpati misalnya, sampai sekarang masih hidup dan kita enggak bisa apa-apain. Ini dalam progres semoga bisa terjadi secepatnya," ujarnya, Senin (28/9) malam.

Dari total 108 perusahaan BUMN, 14 perusahaan akan dilikuidasi, 41 perusahaan akan dikembangkan atau dipertahankan. 34 BUMN lainnya akan dikonsolidasikan atau dimerger. Selanjutnya, sebanyak 19 BUMN akan dikelola atau dimasukkan ke PPA. 

"Yang akan dilikuidasi melalui PPA 14. Ini akan membuat BUMN menjadi ramping," imbuh Arya.

Menurutnya, keputusan ini diambil juga memiliki target laba bersih perusahaan-perusahaan BUMN meningkat 50 persen.

"Nantinya tinggal akan 30-an perusahaan, jadi bagaimana menggabungkan dengan merestrukturisasi, melakukan perubahan perampingan di BUMN," tegasnya.

Terkait superholding, Arya menambahkan, jika itu dilakukan harus merevisi paling tidak dua undang-undang (UU). Karena itu, pihaknya terlebih dahulu akan melihat kebutuhan dari pembentukan superholding tersebut.

"Jadi Pak Erick memang mengatakan, kita daripada ngomongin superhoding, saat ini memperkuat holding yang ada dulu. Kenapa? Tujuan adalah supply chain. Setelah kuat kita lihat apakah ada kebutuhan superholding," tandasnya.


Artikel menarik lainnya: 

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US