Penyebab Kematian Dinilai Tak Wajar, Polisi Bongkar Makam Tahanan Polsek Sunggal
Pihak kepolisian melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam jenazah Joko Dedi Kurniawan, di Pemakaman Umum (TPU) Muslim Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. (Antara/Nur Aprilliana Br Sitorus)
News
Kota Medan

Penyebab Kematian Dinilai Tak Wajar, Polisi Bongkar Makam Tahanan Polsek Sunggal

Rabu, 10 Maret 2021 13:59 WIB 10 Maret 2021, 13:59 WIB

INDOZONE.ID - Polisi membongkar makam Joko Dedi Kurniawan, tahanan Polsek Sunggal yang meninggal dunia pada Oktober 2020 lalu di Pemakaman Umum (TPU) Muslim Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (10/3).

Mengutip laporan Antara, Rabu (10/3), pembongkaran makam itu dilakukan untuk keperluan autopsi guna memastikan penyebab kematian yang dinilai tidak wajar oleh pihak keluarga.

"Saya meminta keadilan atas kematian suami saya. Saya nilai ada kejanggalan," kata Sunarsih, istri almarhum.

Sementara itu, Wakil Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan Irfan Saputra, selaku kuasa hukum keluarga almarhum Joko, meminta agar pihak kepolisian mengungkap penyebab kematian korban yang dinilai tidak wajar.

Dia menyebut beberapa kejanggalan yang ditemukan pada korban, yakni luka benjolan pada bagian kepala dan lebam pada bagian dada. Hal itu diduga akibat penyiksaan.

"Ini dari keterangan keluarga, dan dokumentasi yang kita lakukan di lapangan serta investigasi. Kita menduga adanya penyiksaan di Polsek Sunggal, siapa yang menyiksa, Itu ranah hukum, kita tidak bisa menyimpulkan," kata dia.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Sementara proses ekshumasi masih dilakukan oleh Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Medan dengan pengawalan ketat oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya, dua tahanan Polsek Sunggal yakni Joko Dedi Kurniawan dan Rudi Effendi meninggal dunia. Joko meninggal pada 2 Oktober 2020, sedangkan Rudi pada 26 September 2020.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menyebut kematian kedua tahanan ini karena sakit. Ia juga membantah terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan dua tahanan ini meninggal dunia.

Artikel Menarik Lainnya:

Raden Arman
Nanda
Raden Arman

Raden Arman

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US