Hakim PN Medan Tunda Sidang Praperadilan Ketua KAMI Medan Gegara Polisi Absen
Sidang perdana praperadilan Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Medan. (Dok. Istimewa)
News
Kota Medan

Hakim PN Medan Tunda Sidang Praperadilan Ketua KAMI Medan Gegara Polisi Absen

Selasa, 27 Oktober 2020 18:19 WIB 27 Oktober 2020, 18:19 WIB

INDOZONE.ID - Sidang perdana praperadilan Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Medan, Khairi Amri ditunda karena ketidakhadiran pihak kepolisian selaku termohon di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (27/10).

PN Medan pun akan kembali memanggil pihak kepolisian untuk persidangan yang akan datang.

Pengacara pemohon, Mahmud Irsyad Lubis di hadapan wartawan mengaku sangat kecewa karena absennya termohon dalam persidangan yang sudah dijadwalkan tersebut.

"Ketidakhadiran ini melukai dan mencederai rasa keadilan, hak asasi orang yang mengalami penahanan," ujar Mahmud.

Selain itu, Mahmud juga sangat menyesalkan mengapa hakim secara tiba-tiba mengetuk palu untuk menunda persidangan.

"Kita pandang ini sebagai suatu sikap arogansi. Padahal di sini yang dibutuhkan keadilan. Kalau kepada hakim yang tidak bisa memberikan keadilan, kepada siapa lagi kita minta keadilan," kata dia.

Sebab menurut dia, pihak hakim seharusnya terlebih dahulu mendengarkan pihak pemohon, bukan langsung mengetuk palu untuk menunda persidangan begitu saja.

"Harus diingat ini bukan acara konvensional, ini praperadilan. Butuh waktu yang cepat, kita ingin berdebat, hakim tiba-tiba sudah ketuk dan meninggalkan. Bagi kita rasanya hakim itu kurang dewasa. Kok main ketuk-ketuk langsung tinggalkan," ujar dia.

"Kalau kepada hakim yang tidak bisa memberikan keadilan kepada siapa lagi kita meminta keadilan. Hakim sebagai wakil Tuhan tentunya harus mampu mengapresiasikan rasa keadilan di tengah kita begitupun kita tidak akan pantang dan tidak akan surut terus maju untuk memperjuangkan keadilan," imbuh Mahmud.

Seperti diketahui, kepolisian menetapkan Ketua KAMI Medan, Khairi Amri, sebagai tersangka dugaan pemicu ricuh dalam aksi unjuk rasa menolak omnibus law UU Cipta Kerja.

Khairi sendiri tidak terima dengan penetapan tersangka itu sehingga dia mengajukan praperadilan.

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US