Pria Ini Berencana Jual Ginjalnya demi Biaya Pengobatan Anaknya
Rahmat bersama istri dan anaknya menjumpai para pengendara di Simpang Kampung Lalang Medan. (Youtube/Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera)
News
Kota Medan

Pria Ini Berencana Jual Ginjalnya demi Biaya Pengobatan Anaknya

Sabtu, 15 Februari 2020 18:00 WIB 15 Februari 2020, 18:00 WIB

INDOZONE.ID - Seorang pria bernama Rahmat berencana jual ginjalnya. Hal ini terpaksa ia lakukan demi mendapatkan uang untuk biaya pengobatan anaknya, Siti Rahayu (7) yang menderita epilepsi dan sulit berjalan.

Rahmat tidak tega melihat anaknya menderita. Anaknya,  Siti Rahayu (7) menderita disabilitas dan epilepsi akibat panas tinggi. Kondisi ini sudah dialami Siti saat berusia 9 bulan.

Rahmat berencana ingin membawa Siti berobat. Bahkan ia berencana menjual ginjalnya demi mendapatkan uang untuk biaya berobat Siti. Penghasilannya dari bekerja sebagai satpam komplek tidak cukup untuk membiayai pengobatan Siti.

Dari bekerja sebagai satpam, Rahmat mendapatkan gaji Rp1,1 juta per bulan. Ia harus mencari tambahan dana lagi karena biaya pengobatan anaknya mencapai Rp3 juta per bulan.

"Gaji saya gak cukup, meskipun istri saya juga bekerja dengan penghasilan Rp 45 ribu per hari," ucap Rahmat.

Rahmat menceritakan kondisi anaknya yang memprihatinkan. Siti terkadang sering kejang-kejang. Dari diagnosa dokter, Siti diketahui menderita epilepsi.

"Kadang dia (Siti Rahayu) kumat, kejang-kejang. Dokter mengatakan epilepsi bang," tuturnya.

Beberapa hari yang lalu, Rahmat berkeliling di sekitar lampu merah di kawasan Simpang Kampung Lalang Medan. Sambil membawa kertas karton bertuliskan "Saya Jual Ginjal untuk Pengobatan Anak Saya", Rahmat mendatangi para pengendara yang sedang berhenti di Simpang Kampung Lalang.

"Pak, saya berniat mau jual ginjal pak, berniat jual ginjal," ucapnya lirih kepada pengendara.

Rahmat mengaku dirinya juga pernah menjual darahnya di rumah sakit. Pria warga  Jalan Cenderawasih, Gang Bogel, Dusun XVI Sentosa Km 12 Sunggal, Deliserdang ini juga sudah dua bulan menunggak iuran BPJS Kesehatan.

"Saya mendapatkan uang Rp 1 juta dan Rp 500 ribu dari dua kali jual darah," imbuhnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong
Budi Setiawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US