Viral, Video Detik-detik Penyekatan Jalan di Kelurahan Tegal Sari I Medan
Isolasi Lingkungan di Kota Medan. (Instagram/lindacarl23).
News
Kota Medan

Viral, Video Detik-detik Penyekatan Jalan di Kelurahan Tegal Sari I Medan

Sabtu, 12 Februari 2022 11:44 WIB 12 Februari 2022, 11:44 WIB

INDOZONE.ID - Baru-baru ini warga dihebohkan dengan video amatir yang beredar di media sosial hingga viral. Video tersebut menyangkan detik-detik penyekatan Jalan yang dilakukan seorang ibu paruh baya di salah satu kelurahan Kota Medan.

Dari video tersebut, tampak seorang ibu mengenakan jilbab berwarna pink, dengan mengenakan kaos bercorak liris-liris dan celana panjang warna merah, duduk di kursi plastik, tepat di bawah tenda yang berdiri di tengah jalan.

Bahkan, di atas tenda tersebut terdapat spanduk yang bertuliskan "Posko Isolasi Lingkungan 11, Kelurahan Tegal Sari I, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari akun instagram lindacarl23, beberapa pengendara sepeda motor mencoba untuk melewati akses jalan tersebut, tetapi tidak diizini oleh ibu tersebut. 

Tak hanya itu, terlihat juga salah seorang pengendara yang sedang berbicara dengan ibu tersebut, tetapi pembicaraan tersebut tidak terdengar di rekaman video tersebut. 

Sementara, pemilik akun Instagram tersebut, menuliskan caption di story video tersebut, 

"Uda mulai ada isolasi lingkungan... Apakah sudah mulai naik angkanya.. di Gg. Pacar dan Gg Dahlia Sukarame Medan," tulisnya seperti yang dikutip indozone, Sabtu (12/2/2022). 

Untuk diketahui, sampai saat ini pihak indozone masih mengkonfirmasi terkait video tersebut dan peristiwa yang terjadi tersebut kapada pihak kelurahan hingga Kecamatan Medan Area. 

BACA JUGA: Semangati Siswa SMAN Matauli Pandan yang Dikarantina, Bakhtiar: Ini Bukan Penyakit Aib

Mengutip Antara, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara menyampaikan bahwa kasus infeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 varian B.1.1.529 atau Omicron di daerah setempat bertambah menjadi 28 kasus.

"Didapatkan 22 kasus baru konfirmasi Omicron, sehingga saat ini totalnya di Sumut menjadi 28 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut, drg Ismail Lubis di Medan, Jumat, (11/2).

Dia menyebutkan bahwa penyumbang kasus Omicron terbanyak berasal dari Kota Medan. Kemudian disusul Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Toba.

"Kalau untuk probable Omicron ada sekitar 600 lebih," ujarnya.

Menurutnya, dari hasil tracing yang telah dilakukan, temuan kasus-kasus Omicron di wilayah Sumut sudah terjadi transmisi lokal. Untuk itu, dia meminta kepada masyarakat yang memiliki keluhan terutama batuk, agar tidak perlu malu memeriksakan diri.
 
Meskipun kasus Omicron ini menyebar secara cepat, Ismail memastikan bahwa keterisian atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Sumut masih sangat rendah karena, umumnya orang yang terinfeksi Omicron gejalanya ringan atau tidak bergejala sama sekali.

"Yang masuk RS itu hanya yang gejala sedang, berat dan kritis," jelasnya.

Artikel Menarik Lainnya:


  

Aqmarul Akhyar

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US