Masyarakat akan Dikenakan Sanksi Bila Tak Patuh Larangan Mudik
Ilustrasi mobil di jalan raya. (Unsplash/@nabeelsyed)
News
Nasional

Masyarakat akan Dikenakan Sanksi Bila Tak Patuh Larangan Mudik

Rabu, 22 April 2020 15:15 WIB 22 April 2020, 15:15 WIB

INDOZONE.ID - Kebijakan pemerintah terkait larangan mudik akan resmi berlaku mulai Jumat, (24/2/2020).

Namun bila masyarakat masih tidak mematuhi larangan untuk mudik, maka akan dikenakan sanksi yang berlaku mulai 7 Mei 2020.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Menteri Perhubungan Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan.

"Larangan mudik akan berlaku efektif terhitung sejak hari Jumat (24/4/2020). Namun untuk penerapan sanksi yang sudah disiapkan akan ditegakkan mulai 7 Mei 2020," kata Luhut dalam keterangan resminya, Selasa (21/4/2020).

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan, keputusan soal sanksi masih dalam tahap penyususunan.

Jalan tol keluar masuk Jakarta memang akan ditutup tapi tidak seluruhnya.

"Kemungkinan besar sanksinya saat ini adalah meminta pemudik putar balik ke rumahnya,"ungkap Adita kepada wartawan, Rabu (22/4/2020).

Sedangkan menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemhub Budi Setiyadi, sanksi bagi yang nekat mudik akan merujuk pada Undang Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Di mana akan dikenakan kurungan paling lama satu tahun dan atau denda maksimal Rp 100 juta.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU