Sudah 1.300-an Warga Sumut yang Terjaring Razia Masker, Rata-rata Para Pedagang
Kapolda Sumatera Utara, Martuani Sormin. (Dok. Istimewa)
News
Kota Medan

Sudah 1.300-an Warga Sumut yang Terjaring Razia Masker, Rata-rata Para Pedagang

Selasa, 15 September 2020 18:24 WIB 15 September 2020, 18:24 WIB

INDOZONE.ID - Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Martuani Sormin menyampaikan bahwa pada hari pertama digelarnya operasi yustisi protokol kesehatan, pihaknya telah memberikan teguran kepada 1.300-an yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Dari jumlah tersebut, rata-rata mereka adalah para pedagang.

"Minggu ini masih kita berikan teguran dan penahanan KTP selama 3 hari bagi para pelanggar. Tapi minggu depan, akan kita beri sanksi denda, berupa Rp100 ribu untuk perorangan dan Rp300 ribu bagi para pelaku usaha," kata Martuani dalam Rakor Bhabinkamtibmas dengan tema 'Peran Kamtibmas Dalam Penerapan Protokol Kesehatan, Ketahanan Pangan dan Menghadapi Pemilukada Tahun 2020', Selasa (15/9).

Dikatakan Martuani, akan ada tindakan tegas yang diberlakukan jika para pelaku usaha tidak mematuhi protokol kesehatan, yakni dengan menutup sementara tempat usaha.

Hal itu dilakukan sebagai upaya menimbulkan rasa kesadaran diri masyarakat akan pentingnya melakukan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.

Untuk itu, Martuani meminta Kepala Desa/Lurah, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa agar bisa bertindak tegas dengan memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak melakukan penerapan protokol kesehatan.

"Dampak dari pandemi Covid-19 juga menganggu perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, Kepala Desa dan Lurah bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa menciptakan satgas diseluruh kampung agar menjadi Kampung Tangguh untuk terlibat secara aktif dalam penanganan Covid-19, dengan melibatkan komunitas maupun organisasi didaerah masing- masing," kata dia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US