KPU Medan Gelar Simulasi Pencoblosan dengan Penerapan Protokol Kesehatan
KPU Medan menggelar simulasi pencoblosan dengan penerapan protokol kesehatan. (Antara)
News
Kota Medan

KPU Medan Gelar Simulasi Pencoblosan dengan Penerapan Protokol Kesehatan

Minggu, 18 Oktober 2020 16:32 WIB 18 Oktober 2020, 16:32 WIB

INDOZONE.ID - KPU Medan baru saja menggelar "Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara dan Penggunaan Sirekap" dengan menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat.

Melansir Antara, Minggu (18/10), Ketua KPU Medan Agussyah Ramadhani Damanik mengatakan bahwa simulasi tersebut sangat penting untuk dilakukan. Sebab, di hari H pemilihan, penerapan protokol kesehatan akan menjadi hal yang menjadi prioritas, dalam upaya mencegah penularan virus corona.

Nantinya, sebelum pemilih memasuki ruangan TPS, maka terlebih dahulu mencuci tangan, suhu tubuh diukur dengan Termo gun dan diberikan sarung tangan.

"Pemilih harus memakai masker, apabila pemilih tidak memakai masker maka petugas TPS akan memberikan masker kepada pemilih," kata dia.

KPU Medan juga akan menyiapkan bilik khusus di Tempat Pemungutan Suara (TPS) bagi pemilih yang memiliki suhu badan 37,3°C.

"Bagi pemilih yang memiliki suhu badan 37,3°C maka kami siapkan bilik khusus," katanya.

Sementara itu, Pjs Wali Kota Medan Ir Arief Sudarto Trinugroho mengatakan tantangan besar yang dihadapi pada Pilkada Medan tahun 2020 yakni bagaimana dapat menghadirkan pemilih ke TPS-TPS yang ada tersebar di seluruh wilayah Kota Medan.

Sebab, jika berkaca pada Pilkada periode sebelumnya, pemilihan Walikota dan Wakil Wali Kota Medan tidak berjalan maksimal.

Terlebih lagi, saat ini pilkada yang dilaksanakan di tengah pandemi virus corona, besar kemungkinan jumlah pemilih akan menurun dibanding periode yang lalu.

“Jangan sampai pilkada nanti malah menjadi klaster baru penyebaran Virus Corona. Untuk itu, saya meminta dengan sangat agar protokol kesehatan diterapkan dengan disiplin di setiap TPS yang nantinya menggelar pilkada. Kami tentu berharap kesadaran berpolitik warga Kota Medan tetap tinggi meskipun Virus Corona masih mengancam," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US