Pedagang Pekan Lelo Sergai Setuju Pindah Lokasi, Asalkan Ada Persyaratannya 
Kabag Hukum Setdakab Sergai, Abdul Hakim Sorimuda Harahap di Pekan Lelo, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Minggu (24/10/2021) siang.
News
Kab. Serdang Berdagai

Pedagang Pekan Lelo Sergai Setuju Pindah Lokasi, Asalkan Ada Persyaratannya 

Senin, 25 Oktober 2021 15:41 WIB 25 Oktober 2021, 15:41 WIB

INDOZONE.ID - Para pedagang Pekan Lelo bersedia pindah berjualan ke lokasi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara, dengan persyaratan Pekan Lelo yang berlokasi di Desa Firdaus, Sei Rampah, tidak ditutup.

Para pedagang juga menyatakan tetap meminta Pemkab Sergai untuk memberi izin untuk berjualan di pekan tersebut di setiap hari Minggu. Hal ini disampaikan pedagang saat ditemui Kabag Hukum Setdakab Sergai, Abdul Hakim Sorimuda Harahap di Pekan Lelo, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Minggu (24/10/2021) siang.

"Kami mau mengisi lapak ke pekan yang baru itu di hari Rabu tapi jangan di hari Minggu. Dan Pekan Lelo yang berada di Desa Firdaus ini jangan di tutup," pungkas Nita Marpaung saat dihubungi wartawan Tribun Medan, Senin (25/10/2021). 

Jika Pemerintah Kabupaten Sergai tetap menutup Pekan Lelo di Desa Firdaus, dia mengaku, pedagang tidak akan mau menempati lokasi yang disediakan pemkab disekitaran Pasar Rakyat Sei Rampah. 

"Itu yang kami sampaikan saat pak Kabag Hukum datang. Jika pemerintah menyetujuinya, harus ada hitam di atas putih. Kalau tidak ada jangan harap kami mau pindah," ujar Nita. 

"Tentu blm ada perjanjian itu, mana mau kami main masuk aja ke tempat jualan yang baru, harus ada hitam di atas putih," sambungnya. 

Pedagang lainnya Hendri Hasibuan (51) warga Pangkalan Budiman Desa Seirampah, yang juga mewakili para pedagang, meminta Pemkab Sergai agar jangan menutup Pekan Lelo yang merupakan mata pencarian para pedagang. 

Menurutnya, para pedagang bersedia pindah berjualan ke lokasi yang disiapkan Pemkab Sergai, terserah mau hari apa saja, tapi tidak hari Minggu.

"Kalau hari Minggu kami tetap berjualan di Pekan Lelo ini," ucap Hendri. 

Hendri menyebutkan alasan para pedagang enggan meninggalkan Pekan Lelo karena sudah nyaman. Hubungan baik antara pembeli dan pedagang sudah terjalin selama hampir 19 tahun. 

Dia juga mengungkapkan para pedagang juga telah melakukan survey dengan menanyai pembeli terkait rencana relokasi pedagang Pekan Lelo ke lokasi sekitar Pasar Sei Rampah. Katanya, rata-rata pembeli menjawab tidak akan mau lagi datang belanja.

"Untuk itu, mohon kepada pejabat Pemkab Sergai janganlah memindahkan, dan janganlah membuat ekonomi kami bertambah susah. Kami siap mendukung program Pemkab Sergai untuk meramaikan Pasar Sei Rampah, namun kami mohon Pekan Lelo jangan ditutup," ujar Hendri. 

Sementara itu, Kabag Hukum Pemkab Sergai tersu mencoba melakukan negosiasi dengan pemilik lahan dan para pedagang. Hal ini dilakukannya agar bersedia direlokasi ke lokasi yang disiapkan Pemkab Sergai. Yakni di sekitaran Pasar Rakyat Sei Rampah, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah.

"Tujuan pemerintah untuk menata agar lebih baik kedepannya. Tidak ada pemerintah yang menjerumuskan rakyatnya," ujar Abdul Hakim Sorimuda Harahap.

Dalam negosiasi, lanjut Hakim, para pedagang menyatakan bersedia pindah berjualan di lokasi yang disiapkan Pemkab Sergai. Namun, para pedagang bermohon Pekan Lelo jangan ditutup dan mereka tetap berjualan di pekan ini setiap hari Minggu.

"Permohonan para pedagang ini tentunya akan saya tindak lanjuti kepada pimpinan," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:




Aqmarul Akhyar
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US