Duh! Di Tahun Pandemi Ini, Pendapatan Negara Turun 13,1 Persen Hingga Agustus 2020
Ilustrasi uang Rupiah. (Dok. Istimewa)
News
Nasional

Duh! Di Tahun Pandemi Ini, Pendapatan Negara Turun 13,1 Persen Hingga Agustus 2020

Selasa, 22 September 2020 19:30 WIB 22 September 2020, 19:30 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati mengumumkan bahwa pendapatan negara hingga 31 Agustus 2020 sebesar Rp1.034.1 triliun atau 60.8 persen dari target perubahan APBN dalam Perpres 72/2020 yaitu Rp .699.9 triliun.

Kata Sri Mulyani, jumlah pendapatan itu turun sebesar 13.1 persen (yoy) jika dibandingkan pada periode sama 2019 yaitu sebesar Rp1.190.2 triliun yang tumbuh 3.2 persen dari Agustus 2018.

"Dalam hal ini realisasi 31 Agustus dibandingkan tahun lalu Rp1.190.2 triliun ini berarti terjadi kontraksi pendapatan 13.1 persen,” kata Sri Mulyani melansir Antara, Selasa (22/9).

Dijelaskan Sri Mulyani, pendapatan negara menjadi turun karena penerimaan perpajakan terkontraksi hingga 13.4 persen (yoy) yaitu Rp798.1 triliun atau 56.8 persen dari target perubahan APBN dalam Perpres 72/2020 Rp 1.404.5 triliun.

Dia merincikan, penerimaan perpajakan itu terdiri dari penerimaan pajak Rp676.9 triliun yang realisasinya 56.5 persen dari target dalam Perpres 72/2020 Rp 1.198,8 triliun dan terkontraksi hingga 15.6 persen (yoy) dibanding periode sama 2019 yaitu Rp802.5 triliun.

Sementara itu, penerimaan kepabeanan dan cukai yang terealisasi Rp121.2 triliun atau 58.9 persen dari target Rp 205.7 triliun naik sekitar 1,8 persen (yoy) jika dibanding periode sama pada tahun lalu yakni Rp119 triliun.

Penerimaan kepabeanan dan cukai mampu tumbuh karena dibantu oleh realisasi cukai yang mencapai Rp 97.7 triliun atau lebih tinggi 4.9 persen dibandingkan Agustus tahun lalu dan merupakan 56.7 persen dari target dalam Perpres 72/2020 Rp172.2 triliun.

Kemudian, penerimaan negara dari hibah mengalami peningkatan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yakni mencapai Rp 4 triliun dari Rp 0.5 triliun.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US