Komplotan Pencuri Monitor Ekskavator di Taput Diamuk Warga di Toba, 1 Tewas, 2 Sekarat
Salah seorang pelaku pencurian monitor eskavator yang diamuk warga. (Dok. Istimewa)
News
Kab. Toba Samosir

Komplotan Pencuri Monitor Ekskavator di Taput Diamuk Warga di Toba, 1 Tewas, 2 Sekarat

Senin, 28 September 2020 18:02 WIB 28 September 2020, 18:02 WIB

INDOZONE.ID - Komplotan pencuri ekskavator di Desa Tapian Nauli III, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara diamuk warga saat berada di Kabupaten Toba. Seorang pelaku tewas, dua lainnya sekarat.

Pelaku yang tewas itu adalah ES, warga Medan. Sementara dua lainnya yang sekarat, MSR dan MST kini tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea, Toba.

"Berdasarkan informasi yang kita terima, seorang dari para pelaku tewas diamuk massa, sementara dua orang lainnya dalam kondisi sekarat," kata Kasubbag Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing melansir Antara, Senin (28/9).

Terkait peristiwa yang dialami ketiga pelaku tersebut, kata Walpon, itu bukan menjadi kewenangan pihaknya lagi karena kejadian sudah berada di wilayah hukum Polres Toba.

"Saat ini, Polres Taput sedang memeriksa kasus pencurian monitor ekskavator karena kejadiannya di wilayah hukum Taput. Tindak kriminal ini kita tangani bersama Polres Toba," ujar dia.

Dijelaskan Walpon, peristiwa pencurian itu terjadi pada Minggu dini hari (27/9) sekira pukul 00.30 WIB di Kompleks D 051 Desa Tapian Nauli III, Sipahutar. Saat itu, ketiga pelaku masuk ke kawasan kompleks melalui jalur jurang dan langsung menguasai alat berat dengan menyekap seorang penjaga alat berat tersebut.

"Namun sebelum para pelaku berhasil keluar dari areal pencurian, tiba-tiba tiga orang Satpam PT TPL yakni Nasrullah, Roikardi Nababan, dan Boike Siahaan yang melakukan patroli rutin, tiba di lokasi," terang dia.

Kemudian seorang satpam bernama Nasrullah melihat penjaga alat berat tersebut sudah disekap dengan lakban warna hitam dan melihat ada tiga orang tak dikenal di lokasi kejadian,

"Spontan, dia berteriak maling dan terlibat pertengkaran sengit di lokasi. Seorang pelaku memukul kepala Nasrullah sebelah kanan dengan kayu yang mengakibatkan dirinya terjatuh lalu diseret ke dalam mobil Patroli TPL serta diikat disana," jelas Walpon.

Lalu para pelaku pergi melarikan diri, Nasrullah langsung melepaskan ikatannya dengan menggesekkan tali. Setelah itu, dia langsung melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke Manajer TPL Sektor Habinsaran.

Mengetahui kejadian tersebut Manajer TPL Menghubungi karyawan untuk melakukan pencarian dan dilakukan penghadangan di setiap persimpangan dibantu warga masyarakat sekitar. 

Akhirnya sekira pukul 06.30 WIB, tiga pelaku berhasil ditangkap massa dalam jurang setelah melarikan diri ke kawasan Kabupaten Toba dan diboyong ke atas dan diduga langsung dihajar sampai babak belur. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US