Aktivitas Paranormal di Dusun Pulka Ditutup, Kepala Dusun: Ritual Sudah Ditiadakan
Tulisan pengumuman penghentian aktivitas paranormal. / Ho Antara
News
Kab. Langkat

Aktivitas Paranormal di Dusun Pulka Ditutup, Kepala Dusun: Ritual Sudah Ditiadakan

Sabtu, 21 November 2020 11:07 WIB 21 November 2020, 11:07 WIB

INDOZONE.ID - Aktivitas orang pintas alias paranormal dan penggiat media sosial ditutup untuk berada di Lokasi tiga anak hilang yang berada di Dusun Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

Kepala Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian Jumaan, di Salapian, Sabtu (21/11/2020) mengatakan situasi dusun sudah mulai normal. 

"Saat ini situasi Dusun Pulka sudah mulai normal seperti biasanya dan acara ritual-ritual kini sudah ditiadakan lagi sesuai permintaan dari keluarga korban," katanya dilansir dari Antara.

Jumaan juga menyampaikan proses pencarian masih tetap dilakukan oleh perangkat desa, warga dan petugas kepolisian disekitar Dusun Pulka.

Seperti diketahui ketiga anak yang hilang itu Yogi Tri Herlambang, Nizam Aufa dan Alfisa, hilang Minggu (18/10) saat melihat alat berat sedang bekerja membuat parit kebun yang hingga kini belum ditemukan.

Hilangnya ketiga bocah tersebut membuat gempar semua orang, hingga warga dari berbagai daerah mendatangi lokasi tak terkecuali mereka orang pintar dan penggiat media sosial.

Karena banyaknya orang pintar dan penggiat media sosial yang datang ke lokasi membuat kenyamanan warga desa sekitar dan proses pencarian ketiga anak hilang tersebut terganggu, sehingga wargapun menutup lokasi dan area pencarian anak hilang itu.

Terlihat disimpang masuk Dusun Pulka dipasang portal kayu dan dijaga oleh beberapa orang warga. Dimana setiap orang asing yang akan masuk ke Dusun Pulka itu harus melapor ke warga dan ditanyai apa keperluannya.

Di Simpang masuk juga tertera spanduk bertuliskan 'Mohon maaf untuk kenyamanan kita bersama kegiatan kegiatan paranormal dan youtube, dihentikan atau ditutup,'.



Artikel menarik lainnya: 

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US