21 Siswa MTs Ciamis Jadi Korban Susur Sungai, Basarnas Bandung: 10 Orang Selamat
Keluarga korban menangis histeris saat menyaksikan petugas tim SAR dari BPBD Ciamis dibantu warga mengevakuasi jenazah korban tenggelam di Sungai Cileuer, Desa Utama, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021). Sebanyak 11 siswa MTS Harapan Baru tew
News
Nasional

21 Siswa MTs Ciamis Jadi Korban Susur Sungai, Basarnas Bandung: 10 Orang Selamat

Sabtu, 16 Oktober 2021 11:59 WIB 16 Oktober 2021, 11:59 WIB

INDOZONE.ID - Sebanyak 21 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjadi korban dari kegiatan susur sungai di Sungai Cileueur, Leuwi lli Desa Utama Kecamatan Cijeunjing Kabupaten Ciamis, Jumat (15/10/2021). Hal ini dari identifikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung. 

Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansah menyampaiakan bahwasanya Basarnas Bandung berhasil mengevakuasi sebanyak 21 orang, yang terdiri dari 10 orang selamat dan 11 orangnya meninggal dunia. Dia jugav menyebutkan, dari evakuasi tersebut, korban terakhir dietmukan Basarnas Bandung pada pukul 20.30 WIB 

"Teridentifikasi korbanya seorang perempuan bernama Siti Zahra, korban tewas sebelumnya yakni bernama Aldo, Fatah, Candra Rizki, Alfian, Khansa, Dea Rizki, Aditya, Kafka, Fahrur, dan Fadzri," ungkapnya, seperti yang dikutip Indozone dari Antara, Sabtu, (16/10/2021).

Sementara, korban yang selamat dan harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Ciamis, yakni bernama Yama dan Fasa. Namun, katanya untuk data korban yang diselamatkan warga belum diketahui identitasnya.

"Ada sebanyak 8 orang yang diselamat kan warga tetapi belum diketahui identitasnya," ungkapnya.

Di sisi lain, ia juga menerangkan bahwa timnya masih disiagakan di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tenggelam atau hilang dalam kejadian tersebut.

"Sampai saat ini tim masih 'standby' di lokasi guna melakukan koordinasi intens dengan pihak kepolisian, pihak sekolah, dan pihak keluarga korban untuk memastikan tidak ada lagi laporan adanya siswa siswi yang belum ditemukan," katanya.

Untuk diketehaui, berdasarkan laporan di lapangan kegiatan tersebut ternyata melibatkan 150 siswa, mereka turun menyusuri sungai di Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeunjing, Ciamis, Jumat, (16/10/2021) siang. 

Artikel Menarik Lainnya:


Aqmarul Akhyar
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US