SAR Masih Terus Berupaya Cari 5 Korban Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Sumut
Badan SAR Nasional Medan melakukan pencarian terhadap warga Sipirok, Afwan Ritonga (38), yang terseret arus Sungai Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut, Minggu (6/12). (ANTARA/Kodir Pohan)
News
Kota Medan

SAR Masih Terus Berupaya Cari 5 Korban Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Sumut

Senin, 07 Desember 2020 08:47 WIB 07 Desember 2020, 08:47 WIB

INDOZONE.ID - Personel Basarnas Medan masih terus berupaya mencari lima korban yang hilang akibat bencana banjir dan kecelakaan kerja yang disebabkan tanah longsor di Sumatera Utara (Sumut).

"Ada empat lokasi pencarian yang harus kami kerjakan. Di antaranya dua korban banjir di Perumahan De Flamboyan, Deli Serdang. Tapi seorang telah ditemukan Imanuel (2)," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan Toto Mulyono melansir Antara (7/12).

Lalu, personel melakukan pencarian terhadap seorang anak berusia 12 tahun yang hanyut dan tenggelam ketika ketika mandi-mandi di Sungai Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang pada Sabtu (5/12).

Tidak hanya itu, pencarian juga dilakukan terhadap erhadap seorang warga yang hanyut dan tenggelam di Sungai Padang, Kabupaten Serdang Bedagai pada Sabtu (5/12).

"Terus satu orang lagi adalah operator bersama ekskavatornya yang masuk ke jurang di Kabupaten Tapanuli Selatan. Kami pun mengirim tim dari Pos SAR Danau Toba, dan Medan juga," terangnya.

"Ekskavator ini mengerjakan proyek PLTA dari NSHE (PT North Sumatera Hydro Energy). Dia sedang menbuka jalan, dan membuat parit. Tapi escavator tergelincir dan masuk jurang dengan kedalaman sekitar 200 meter," imbuh dia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Selatan mengaku, tim Badan SAR Nasional Medan telah melakukan pencarian terhadap seorang operator alat berat merupakan warga Sipirok, Afwan Ritonga (38), yang terseret arus Sungai Batang Toru, Tapanuli Selatan pada Jumat (4/12).

"Mulai pagi ini (SAR Medan) menjangkau lokasi, dan tim operasi menggunakan berbagai peralatan, seperti set monti morling, perahu karet, larkin, tali, pelampung, dan lainnya," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapanuli Selatan, Hotmatua Rambe.

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US