Ini Upaya Pemerintah Kota Banjarmasin untuk Surutkan Air Banjir di Tiga Kecamatan
Ilustrasi banjir. / antara
News
Nasional

Ini Upaya Pemerintah Kota Banjarmasin untuk Surutkan Air Banjir di Tiga Kecamatan

Minggu, 24 Januari 2021 10:36 WIB 24 Januari 2021, 10:36 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah Kota Banjarmasin terus berupaya agar genangan banjir dapat surut secepatnya dengan menambah 10 unit mesin pompa berkapasitas 150 meter kubik per jam pada hari ke-11 banjir di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan itu.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin Windiasti Kartika di Banjarmasin, Sabtu (23/1/2021) kemarin, mengatakan, sebelumnya sudah ada bantuan puluhan mesin pompa dari Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) swasta dan untuk menambah percepatan genangan surut kembali didatangkan pompa berkapasitas besar.

Ia mengatakan, 10 unit mesin pompa tersebut akan digunakan di titik-titik strategis, bahkan pada hari ini sudah ada enam unit yang dioperasikan.

"Dua unit di Sungai Veteran, dua unit di Sungai Kramat dan dua unit di samping fly over atau Sungai Guring, selanjutnya ada empat unit lagi akan disebarkan di beberapa titik," ujarnya dikutip dari Antara.

Selain itu, kata Windi, sapaan akrabnya, proses pemompaan air banjir di Kota Banjarmasin juga mendapatkan bantuan pinjaman beberapa pengusaha, yakni, satu unit mesin pompa yang ditempatkan di Sungai Gardu dengan kapasitas 1.000 liter per menit.

Mesin pompa ini, lanjut dia, diharapkan bisa menarik air banjir yang ada di kawasan jalan Pramuka, Terminal KM-6 dan sekitarnya.

Pada Sabtu ini, ujar dia, datang lagi dua unit mesin pompa besar, satu dengan kapasitas 1.000 liter per menit, yang satunya kapasitas lebih besar lagi antara 400 - 800 liter per detik.

"Dua mesin pompa ini digunakan untuk mempercepat turunnya air di kawasan Jalan Protokol A. Yani dan sekitarnya," imbuh dia.

Dijelaskan dia, dengan pengoperasian mesin-mesin pompa air ini, merupakan ikhtiar untuk mengupayakan penurunan banjir, karena beberapa wilayah air tinggi masih bertahan.

Dari pantauan di lapangan, sebagian daerah di Kota Banjarmasin ada genangan cukup tinggi yang menyulitkan kendaraan roda dua untuk melewatinya, seperti di daerah Jalan Pramuka, Kelurahan Kebun Bunga, di Bina Brata, semuanya di Banjarmasin Timur.

Sementara itu, di daerah Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara Utara yang juga sempat terjadi banjir parah sudah cukup drastis ada penurunan genangan di beberapa komplek perumahan, seperti di Komplek Kayu Bulan, ada air genangan tinggal sebatas mata kaki.

Musibah banjir besar di Banjarmasin terjadi sejak 14 Januari, tiga kecamatan yang mengalami banjir cukup parah, Banjarmasin Timur, Banjarmasin Selatan dan Banjarmasin Utara. BPBD Kota Banjarmasin mencatat sekitar 100 ribu jiwa warga terdampak banjir tersebut.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US