Edy Rahmayadi Tak Mau Petani Terjerat Rentenir, Minta Bank Sumut Perkuat Pembiayaan
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumut, Dewan Pengurus Daerah Pemuda Tani Indonesia Sumut dengan PT Bank Indonesia dan Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) di Kantor Bank Sumu
News
Kota Medan

Edy Rahmayadi Tak Mau Petani Terjerat Rentenir, Minta Bank Sumut Perkuat Pembiayaan

Kamis, 07 Oktober 2021 14:53 WIB 07 Oktober 2021, 14:53 WIB

INDOZONE.ID - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi mengharapkan petani di Sumut tidak lagi terjerat oleh rentenir dengan memperkuat pembiayaan sektor pertanian. Karena, banyak petani di daerah ini yang akhirnya merugi lantaran meminjam modal kepada rentenir.

Hal tersebut disampaikan Edy saat penandatanganan kerja sama antara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumut, Dewan Pengurus Daerah Pemuda Tani Indonesia Sumut dengan PT Bank Sumut dan Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) di Kantor Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (7/10).

“Begitu suburnya (rentenir) di tempat kita, subur sekali,” kata Gubernur, Kamis (7/10/2021).

Bahkan ia menceritakan pengalamannya bertemu seorang petani yang tercekik rentenir. Padahal si petani baru melakukan panen raya. Meski mendapat hasil panen yang besar, ternyata pendapatan yang diterimanya sangat kecil. Bahkan petani yang dimaksud kehilangan tanah seluas empat rante dari enam rante yang dimilikinya.

“Sehabis panen, dia tak dapat apa apa dari panennya, bahkan dia cerita tanahnya dulu enam rante, sekarang tinggal dua rante, empat rante sudah diambil rentenir,” ungkap Gubernur.

Oleh karena itu, Gubernur meminta PT Bank Sumut berperan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan tersebut. Pembiayaan sektor pertanian harus diperkuat dan menjadi prioritas oleh Bank Sumut. Sebab, memberantas rentenir menjadi tanggung jawab semua pihak.

“Negara tidak akan maju apabila masih terdapat rentenir. Untuk itu, Bank Sumut harus prioritaskan, yang penting tidak menyalahi aturan,” kata Edy Rahmayadi.

Senada dengan Gubernur, Ketua HKTI Sumut Gus Irawan Pasaribu meminta Bank Sumut untuk terjun ke wilayah pelosok Sumut. Menurutnya petani di pelosok daerah sulit mendapat pembiayaan pertanian karena berbagai hal, termasuk letak wilayah yang terpencil.

Penandatanganan kerja sama antara HKTI Sumut, Pemuda Tani Indonesia Sumut dengan PT Bank Sumut dan Jasindo adalah tentang pembiayaan sektor pertanian di Provinsi Sumut. Dia mengharapkan program kerja sama tersebut dapat membuat petani terbebas dari rentenir dan meningkatkan produktivitas pertanian menjadi lebih baik.

“Kita tahu banyak sekali petani tejerat ijon atau rentenir yang bentuknya macam-macam, dengan program ini di satu sisi mereka (petani) terbebas dari rentenir, di sisi lain mereka juga akan mendapat pendampingan dari HKTI dan Pemuda Tani Indonesia mengenai cara tanam dan sebagainya, sehingga lebih baik lagi,” kata Gus Irawan.

Adapun yang melakukan penandatanganan antara lain Ketua HKTI Sumut Gus Irawan, Ketua Pemuda Tani Indonesia Sumut Muhammad Fadly Abdina, Kepala Cabang Jasindo Medan Maringan Torang Hasiholan Siahaan, dan Direktur Utama PT Bank Sumut Rahmat Fadillah Pohan.

Polda Aceh akan Terapkan Tilang Elektronik, Ditlantas Gelar Sosialisasi ETLE
Ini Kata Bobby Nasution, PPKM Kota Medan Sudah Level 2
Sempat Diragukan, Kapten PSMS Pastikan Turun Hadapi Tiga Naga

Aqmarul Akhyar
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU