Sudah Cukup Bukti, Kasus Korupsi Dana Desa Mantan Kades di Langkat Dilimpahkan ke Kejari
Mantan Kepala Desa Kelantan Brandan Barat Langkat korupsi Dana Desa dilimpahkan penyidik Unit Tipikor Polres Langkat ke Kejaksaan Negeri Langkat.(ANTARA/HO).
News
Kab. Langkat

Sudah Cukup Bukti, Kasus Korupsi Dana Desa Mantan Kades di Langkat Dilimpahkan ke Kejari

Senin, 21 Desember 2020 14:37 WIB 21 Desember 2020, 14:37 WIB

INDOZONE.ID - Unit Tindak Pidana Korupsi Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat Langkat melimpahkan tersangka korupsi Dana Desa (DD) mantan Kepala Desa Kelantan Kecamatan Brandan Barat berinitial SYAF kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat.

Untuk diketahui, tersangka SYAF melakukan korupsi yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp515.038.000.

Kanit Tipikor Polres Langkat Zul Iskandar Ginting dalam keterangannya, Senin (21/12) mengatakan terungkapnya kasus dugaan korupsi ini berawal pada tahun 2018 lalu.

Saat itu, Desa Kelantan, Kecamatan Brandan Barat, menerima dana transfer yaitu Dana Desa (DD) sebesar Rp 1.045.038.000,- dalam tiga tahapan yaitu Tahap I sebesar Rp 209.007.600,- tanggal 22 Maret 2018, Tahap II sebesar RP 418.015.200, tanggal 30 Mei 2018, dan Tahap III sebesar Rp 418.015.200,.

Lalu, seluruh uang DD diambil dari rekening desa oleh Kepala Desa dan bendahara desa namun uang dimaksud tidak dipegang oleh bendahara desa untuk dilakukan penatausahaan.

Kemudian, Uang DD itu pun dikelola sendiri oleh Kepala Desa Kelantan tanpa melibatkan PTPKD, terdapat beberapa kegiatan tidak terlaksana yang didukung dari DD dan tidak ada dokumen atau bukti yang sah dalam penggunaan DD tahun 2018, sambungnya.

Selain itu tidak dibuatkan laporan pertanggung jawaban penggunaan DD tahun 2018, dan berdasarkan hasil PKKN bahwa terdapat kerugian keuangan Negara sebesar Rp 515.038.000.

Kata Zul, tersangka SYAF dipersangkakan melakukan TP Korupsi perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang pengelolaan keuangan desa (DD) Desa Kelantan Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat T.A. 2018. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Subs Pasal 3 dari UU RI No.31/1999 tentang pemberantasan TP Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20/2001 tentang pemberantasan TP Korupsi.

Bahwa tersangka SYAF selaku mantan Kepala Desa Kelantan tahun 2018 berikut barang bukti telah diterima oleh Kejari Langkat.

Artikel menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US