Polisi Tahan Oknum ASN & Perawat di Tapteng Karena Diduga Keluarkan Suket Rapid Test Palsu
Dua pelaku yang diduga memalsukan surat keterangan rapid test palsu telah diamankan Polres Sibolga. (Antara/HO)
News
Kab. Tapanuli Tengah

Polisi Tahan Oknum ASN & Perawat di Tapteng Karena Diduga Keluarkan Suket Rapid Test Palsu

Senin, 29 Juni 2020 11:59 WIB 29 Juni 2020, 11:59 WIB

INDOZONE.ID - Kepolisian Resor Sibolga menahan Seorang oknum ASN dan Perawat di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Mereka ditahan karena diduga telah mengeluarkan surat keterangan hasil rapid test Covid-19 palsu kepada puluhan calon penumpang kapal yang akan berangkat dari Sibolga menuju kepulauan Nias.

Terungkapnya kasus pemalsuan surat keterangan hasil rapid test Covid-19 itu setelah kapal yang ditumpangi batal berangkat dari Pelabuhan Sibolga, Jumat (26/6) malam lantaran surat keterangan hasil rapid test Covid-19 yang dimiliki penumpang dinyatakan tidak sah oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin mengatakan, kedua tersangka atas kasus pemalsuan surat keterangan tersebut telah diamankan, pada Sabtu (27/6).

Tersangka seorang perempuan berinisial EWT (49) berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) Tapteng, satunya lagi laki-laki berinisial MAP (30), seorang perawat di salah satu Klinik di Sibuluan.

Sormin menjelaskan, pada Jumat sekitar pukul 20.00 WIB, Personil Sat Reskrim Polres Sibolga mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya penemuan suket hasil rapid test yang diduga palsu di Pelabuhan Sibolga.

pemalsuan surat keterangan hasil rapid test
Surat pengaduan dari atasan EWT yang tanda tangannya dipalsukan ke Polres Tapteng dengan nomor LP/142/VI/2020/SU/Res Tapteng tanggal 27 Juni 2020. (Antara/HO)

Berdasarkan hasil penyelidikan, pada Sabtu sekitar pukul 10.30 WIB, petugas berhasil mengamankan seorang perempuan berstatus ASN Tapteng berinisial EWT (49) warga Jalan Padangsidimpuan, Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah.

“EWT diamankan di salah satu tempat di Jalan SM Raja, Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga,” terang R Sormin dalam keterangannya mengutip Antara, Senin (29/6).

Menurut keterangan, tersangka EWT mengaku dibantu oleh seorang pria berinisial MAP yang bertugas di salah satu Klinik.

Lalu di hari yang sama pukul 11.30 WIB, petugas berhasil mengamankan seorang laki-laki di gang Karya Jalan Padangsidimpuan, Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, yang bekerja di salah satu klinik yang dimaksud.

Kedua pelaku selanjutnya diamankan di Mapolres Sibolga. Dan setelah dilakukan pemeriksaan, diperoleh kesimpulan bahwa EWT mengaku memang benar memalsukan dokumen hasil rapid test. Perbuatan tersebut dilakukan tersangka di salah satu klinik di Kecamatan Sarudik, Tapteng.

Petugas telah mengamankan barang bukti 52 rangkap fotocopy hasil Laboratorium Patologi Klinik. Kemudian 24 rangkap surat hasil Laboratorium Patologi Klinik, 43 buah alat suntik bekas.

Kemudian 1 lembar kertas kuning pemeriksaan Laboratorium, 1 buah alat rapid test bekas, 2 buah alat suntik baru, 1 pasang sarung tangan karet, 2 buah tabung edta,1 buah spidol warna hitam, 1 buah pulpen.

Lalu, 2 buah potongan selang infus panjang kurang lebih 50 cm, 93 plaster penutup luka, 2 unit handphone dan uang Rp350 ribu.

“Hal itu juga dibuktikan dengan adanya laporan polisi yang telah dibuat oleh atasan EWT yang tanda tangannya dipalsukan ke Polres Tapteng dengan LP/142/VI/2020/SU/Res Tapteng tanggal 27 Juni 2020, sehingga setelah dilakukan gelar perkara, diperoleh kesimpulan bahwa untuk penyelidikan lebih lanjut Polres Sibolga melimpahkan kasus ini ke Polres Tapteng,” jelas Sormin.

Sebelumnya, puluhan calon penumpang kapal yang akan menyeberang ke Pulau Nias juga batal berangkat dari Pelabuhan Sibolga, Jumat malam 26 Juni 2020.

Pasalnya, surat keterangan hasil rapid test COVID-19 yang mereka miliki dinyatakan tidak sah oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Nanda
Zega

Zega

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU