Usaha Jahit Baju di Medan Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Samino sedang memperhatikan hasil jahitan salah seorang karyawannya. (ANTARA/Evalisa Siregar)
News
Kota Medan

Usaha Jahit Baju di Medan Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Rabu, 31 Maret 2021 09:07 WIB 31 Maret 2021, 09:07 WIB

INDOZONE.ID - Para pelaku usaha menjahit baju di Kota Medan tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

"Permintaan menjahitkan baju masih tinggi khususnya untuk seragam sekolah atau instansi dan tempat usaha. Jadi omset masih bagus," ujar penjahit baju "Mas Jaya", Samino melansir Antara, Rabu (31/3).

Samino menyebutkan permintaan menjahit baju paling banyak adalah seragam. Mulai dari seragam sekolah, instansi hingga tempat usaha.

"Masih bisa dapat penghasilan kotor sekitar Rp1,6 miliar lebih per tahun. Alhamdulillah," ujar Samino.

Samino mengaku gangguan yang terjadi selama pandemi adalah pembayaran dari pemesan yang lebih lama dengan alasan keuangan.

"Tapi syukurnya tidak ada yang ngemplang atau tidak bayar. Apalagi rata-rata pemesan adalah pelanggan lama," ujar Samino. 

Samino juga mengakui, usaha jahitannya semakin berkembang sejak jadi mitra binaan PTPN IV sejak 2010. Dengan pinjaman awal Rp20 juta, kemudian naik Rp50 juta pada 2015 dan Rp75 juta di 2017, ujar Samino yang lulusan Fakultas Teknik Mesin itu, usaha jahitannya semakin berkembang pesat. 

Dana pinjaman dengan suku bunga rendah itu membuat usahanya tidak kesulitan membeli bahan kain dan membayar gaji karyawan meski pesanan jahitan belum dibayar pemesan. 

"Dengan kemampuan saya membeli bahan dengan uang kontan dan bisa menerima pesanan dalam jumlah banyak, kepercayaan konsumen semakin tinggi," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

Raden Arman
Nanda
Raden Arman

Raden Arman

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US