Pasca Kasus Alat Tes Covid-19 Bekas di Kualanamu, Kimia Farma: Kami Sungguh Berbenah Diri
PT Kimia Farma Diagnostik di Jalan R A Kartini Medan. (ANTARA/HO)
News
Kota Medan

Pasca Kasus Alat Tes Covid-19 Bekas di Kualanamu, Kimia Farma: Kami Sungguh Berbenah Diri

Minggu, 30 Mei 2021 09:48 WIB 30 Mei 2021, 09:48 WIB

INDOZONE.ID - Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, terdapat kasus alat tes cepat antigen Covid-19 bekas di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Pasca kasus tersebut, PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) selaku anak perusahaan PT Kimia Farma Apotek melakukan berbagai pembenahan sistem dan kinerja di lingkungan internal.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika, Agus Chandra dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/5/2021) mengatakan KFD mengupayakan dan memastikan hal tersebut tidak akan terulang di masa mendatang.

"Kami bersungguh-sungguh membenahi diri demi kinerja perusahaan yang lebih baik sehingga dapat memberikan layanan profesional dan berkualitas bagi masyarakat. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam upaya pembenahan ini, KFD bersinergi dengan stakeholder," jelasnya.

Dia menyebut beberapa langkah pembenahan yang dicanangkan KFD, yakni restrukturisasi organisasi, penguatan sistem layanan yang mengedepankan aplikasi digital dan cashless, sinergi dengan stakeholder.

Kemudian, audit Sistem Pengawasan Internal (SPI) yang akan digelar ke seluruh wilayah Indonesia, serta penempatan petugas pengawas mutu di setiap branch manager dan outlet KFD.

Menurutnya, tindakan penyegaran manajemen KFD adalah salah satu langkah perbaikan untuk meningkatkan kinerja secara menyeluruh dengan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG).

Dia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi sekecil apapun terhadap tindakan yang tidak sesuai dengan GCG dan core value BUMN, yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif atau disingkat AKHLAK.

Ia memastikan seluruh klinik dan laboratorium KFD di seluruh Indonesia sudah memenuhi dan menjalankan standard operating procedur (SOP).

"Saya sebagai Pelaksana Tugas Dirut KFD diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan citra KFD dalam memberikan layanan klinik dan laboratorium sesuai dengan SOP dan GCG PT Kimia Farma Diagnostika,” imbuhnya.

Artikel Menarik Lainnya

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US