Pemakaman PDP Asal Tapteng di Medan Sudah Sesuai Prosedur Covid-19
Pemakaman khusus bagi korban COVID-19 yang disediakan Pemkot Medan. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)
News
Kab. Tapanuli Tengah

Pemakaman PDP Asal Tapteng di Medan Sudah Sesuai Prosedur Covid-19

Rabu, 08 April 2020 15:06 WIB 08 April 2020, 15:06 WIB

INDOZONE.ID - Pada Rabu dini hari (8/4/2020), PDP asal Kecamatan Sosor Gadong, Kabupaten Tapanuli Tengah, YE (23) meninggal dunia di RSU Pirngadi Medan.

Korban akan dikebumikan di pemakaman khusus Covid-19 di Medan dan sudah sesuai dengan prosedur.

Dalam jumpa pers yang digelar di kantor Bupati Tapteng, Rabu siang (8/4/2020), Bupati Tapteng menyampaikan belasungkawa.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhumah. Dan sesuai laporan ke kami, bahwa almarhumah akan dikebumikan di Medan sesuai dengan prosedur atau SOP Covid-19," tuturnya.

Diketahui YE merupakan TKI dari Malaysia yang pulang kampung ke Tapteng. Pasca meninggalnya korban, Gugus Tugas Covid-19 Tapteng langsung melakukan penyemprotan di tempat tinggal korban dan daerah sekitarnya.

Sebelumnya almarhum sempat mendapat pertolongan di RSUD Pandan sebelum dirujuk ke RSUD Pirngadi Medan.

Namun karena RSUD Pandan bukanlan rumah sakit rujukan Covid-19, maka pasien wajib dirujuk ke rumah sakit rujukan lain. Hanya RSU Pirngadi Medan yang bersedia menerima karena RSU Adam Malik sudah penuh.

“Jadi jangan sampai ada informasi yang salah yang menyebutkan RSUD Pandan tidak menangani pasien. Hal ini perlu saya tegaskan, agar masyarakat jangan salah tanggap. Rumah sakit kita sudah berbuat, hanya saja RSUD Pandan bukanlah rumah sakit rujukan," tegas Bupati.

"Kita sudah melakukan segala cara dengan cepat tanggap merujuk pasien ke Medan. Hanya RSU Pirgandi Medan yang bersedia menerima.Tapi yang Kuasa berkehendak lain, apa boleh buat," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga mengimbau supaya masyarakat tetap waspada dan mematuhi aturan untuk tidak berkumpul-kumpul dan tetap menjaga jarak sosial. Ditambah dengan rajin cuci tangan pakai sabun dan tidak keluar rumah jika tidak benar-benar penting.

Selain itu, kepada pemilik warung makan, Bupati juga mengimbau supaya tidak melayani pelanggan makan di tempat. Untuk sementara waktu cukup dibungkus dulu makanannya. Hal ini sebagai upaya untuk antisipasi penyebaran Covid-19.

Artikel Menarik Lainnya

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU