Kronologi Meninggalnya Satu Warga Saat Bentrok Antar Warga di Desa Huraba Tapanuli Selatan
Situasi pasca bentrok Pintu Langit dan Huraba yang menewaskan 1 warga meninggal dunia. (ANTARA/Khairul Arief)
News
Kab. Tapanuli Selatan

Kronologi Meninggalnya Satu Warga Saat Bentrok Antar Warga di Desa Huraba Tapanuli Selatan

Rabu, 27 Mei 2020 13:05 WIB 27 Mei 2020, 13:05 WIB

INDOZONE.ID - Pada Selasa (26/5) malam sekitar pukul 23.15 WIB sudah sempat terjadi mediasi antar warga yang bentrok di Desa Huraba, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan. Mediasi perdamaian disaksikan oleh Aparat Desa dan Tokoh Masyarakat dari kedua belah pihak. Setelah selesai dilaksanakan mediasi perdamaian, pemuda kedua belah pihak pun kembali ke kampung masing-masing dengan tenang dan tertib.

Namun, tak lama kemudian sekelompok pemuda dari Desa Pintu Langit kembali datang dan secara tiba-tiba menyerang ke Desa Huraba, juga dengan lemparan batu. Nahas, lemparan batu itu mengenai bagian kepala salah seorang warga, hingga seketika meregang nyawa dengan luka di bagian belakang kepala dan terjadi pendarahaan yang fatal.

Dilansir dari Antara, Rabu (27/5), korban meninggal merupakan Samson Sitompul (45), seorang petani warga Desa Huraba.

Korban tersebut sudah berada dan disemayamkan di rumah duka. Rencananya, akan dikebumikan pada siang ini selepas salat zuhur. 

Bentrok antar warga terjadi di Desa Huraba, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (26/5) malam diawali sekelompok pemuda dari Desa Pintu Langit yang pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB melewati jalan raya Desa Huraba dengan menggunakan sepeda motor, secara ugal-ugalan.

Aksi ugal-ugalan ini kemudian memancing pemuda Desa Huraba untuk menghentikan para pengendara sepedamotor tersebut, dan memberi peringatan. Akan tetapi, pengendara sepedamotor ini tidak terima dengan apa yang disampaikan warga desa Huraba yang merasa keberatan ini.

Para pemuda warga Pintu Langit ini pun kembali ke kampungnya. Dan tak lama kemudian dengan kelompok yang lebih besar melakukan penyerangan, dengan lemparan batu ke Desa Huraba. Melempari warga yang berada di jalan penghubung Kota Padangsidimpuan dengan Kabupaten Tapanuli Selatan ini.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU