Video Pernyataan Dokter Belgia Menolak Vaksin Corona: Kami bukan Kelinci Percobaan
Dokter asal Belgia menolak divaksin dan memvaksin corona. / twitter
News
Internasional

Video Pernyataan Dokter Belgia Menolak Vaksin Corona: Kami bukan Kelinci Percobaan

Rabu, 13 Januari 2021 15:13 WIB 13 Januari 2021, 15:13 WIB

INDOZONE.ID - Seorang dokter dari Belgia, Dr Johann Dennis menyebutkan vaksin Corona tidak terbukti aman atau efektif.

Melalui akun twitter @Nissakti 13 Januari 2021 pukul 13.12 wib menyebutkan, tidak ada keadaan darurat medis. 

"Ini adalah pandemi palsu. Corona virus dalam hal kematian dan penularan sebanding dengan flu musiman. Dan saya menolak tindakan tidak proporsional yang diambil pemerintah kita. Tidak ada situasi darurat," tutur Johann Dennis dikutip Rabu (13/1/2021).

Menurutnya semua telah diatur alias direkayasa dan membuat masyarakat takut dan mau menerima vaksin. Sebab, vaksin ini tidak terbukti aman.

"Ini telah dikembangkan dengan cepat. Kami tidak tahu apa efek jangka panjangnya. Ini membutuhkan lebih banyak penyelidikan/ Tidak ada terburu-buru atau darurat. Itu mungkin mengubah DNA Anda. Ini tidak dapat diubah dan tidak dapat diperbaiki untuk semua generasi masa depan, sebuah eksperimen pada kemanusiaan," ujarnya.

"Saya tidak akan mau divaksin, pasien saya atau orang yang saya cintai, kami bukan kelinci percobaan," ujarnya. 

Sementara itu, seorang dokter lain dari Amerika Serikat, Dr Daniel Cullum menyatakan perihal serupa.

Dokter Chiropractric dari Turpin, Oklahoma Amerika Serikat itu menyebutkan kondisi saat ini bukan pandemi medis yang nyata dan dunia mampu bertahan.

"Vaksin belum terbukti aman atau efektif dan saya tidak akan mau divaksin dan atau merekomendasikannya karena tidak ada vaksin yang aman titik," katanya. 

Selain itu, seorang jurnalis di bidang sains dan kedokteran asal Jerman, Moritz von der Borch menyatakan jangan mau divaksin.

"Jangan mau divaksin, vaksin ini berbahaya. Pandemi ini Palsu," ucapnya. 

Dokter spesialis penyakit menular kronis asal Belgia lainnya, Dr Anne Fierlafijn mengatakan vaksin covid-19 tidak terbukti aman dan efektif.

"Dan ini tidak dapat diterima karena semua kewajiban telah dibebankan untuk perusahaan yang memproduksinya atas produk yang mereka buat," katanya.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US