Warga Kira Ada Kucing Hutan Masuk Ladang Cabai Merah, Ternyata Dua Ekor Harimau Sumatera
ilustrasi Harimau. / istimewa
News
Nasional

Warga Kira Ada Kucing Hutan Masuk Ladang Cabai Merah, Ternyata Dua Ekor Harimau Sumatera

Selasa, 23 Februari 2021 15:24 WIB 23 Februari 2021, 15:24 WIB

INDOZONE.ID - Kepolisian Resor Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan sejak beberapa hari ini sebayak dua harimau sumatera yang diduga berasal dari kawasan hutan lindung di daerah ini kembali masuk ke ladang warga di Desa Lubuk Bangko, Kecamatan Selagan Raya.

“Dua harimau ini masuk ke ladang cabai merah milik warga Desa Lubuk Bangko, Kecamatan Selagan Raya. Ladang cabai merah ini berada di areal persawahan di wilayah ini,” kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko, AKBP Andy Arisandi, dalam keterangannya di Mukomuko, Selasa (23/2/2021) dikutip dari Antara.

Ia telah menerima laporan harimau yang masuk ke areal ladang milik warga Desa Lubuk Bangko, Kecamatan Selagan Raya dari Polsek Teras Terunjam.

Ia menyebutkan, dua orang warga di wilayah ini yang bertemu dengan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) itu, yakni Jubir (32) alamat Desa Aur Cina dan Kangoro (22) warga Desa Lubuk Bangko, Kecamatan Selagan Raya.

Sekitar pukul 19.30 WIB Senin (22/2), Jubir dan Kangoro sedang menginap di kebun cabe di areal persawahan Narangko sebelum bendungan Desa Lubuk Bangko.

Kemudian Narangko berada di bawah pondok dan melihat dua harimau terdiri dari satu harimau dewasa dan satu masih anak. Awalnya Narangko melihat anaknya dan mengira itu adalah kucing hutan dan saat dilihat lebih dekat kelihatan yang besar, satu harimau dengan ukuran panjang kurang lebih 1,5 meter.

Setelah mengetahui itu harimau, Narangko ini lari masuk ke dalam pondok dan menghubungi keluarga serta warga yang berada di dusunnya, kemudian setelah itu setengah jam rombongan warga datang dengan jumlah sebanyak 100 orang untuk menjemput orang ini.

“Warga itu dalam keadaan aman dan sehat bersama dengan rombongan warga yang menjemputnya. Korban jiwa tidak ada,” ujarnya.

Selanjutnya langkah yang diambil menghubungi pihak TNKS agar mengajak BKSDA mengecek tempat kejadian peristiwa, memberikan imbauan kepada kepala desa agar warga tidak membunuh harimau dan menyampaikan imbauan kamtibmas agar tidak mendekat ke lokasi.

Artikel menarik lainnya: 

5 Fakta Penyebab Guguran Lava Gunung Merapi 

25 Kali Gempa Guguran, Lava Pijar Gunung Merapi Berjarak Luncur 800 Meter

Pagi Ini, Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 800 Meter

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US