Setidaknya Delapan Kali Gempa Bumi Susulan Magnitudo Berbeda di Kabupaten Malang
Gempa di Malang. / istimewa
News
Nasional

Setidaknya Delapan Kali Gempa Bumi Susulan Magnitudo Berbeda di Kabupaten Malang

Minggu, 11 April 2021 12:14 WIB 11 April 2021, 12:14 WIB

INDOZONE.ID - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati menyatakan, pihaknya mendapatkan laporan bilamana terjadi gempa susulan sebanyak delapan kali usai gempa bumi Magnitudo 6,1 di Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu (10/4/2021).

“BNPB mendapat laporan dari BPBD mengenai gempa susulan. Sebanyak delapan gempa susulan dengan magnitudo berbeda,” kata Raditya, Minggu (11/4/2021).

Dia menerangkan BNPB terus memonitor dan melakukan koordinasi dengan BPBD di wilayah terdampak. Bahkan BNPB Doni Monardo akan bertolak menuju Malang untuk melihat dampak kerusakan dan berkoordinasi dengan kepala daerah di wilayah terdampak. 

“Kepala BNPB Doni Monardo akan bertolak menuju Malang pada pagi ini (11/4) untuk melihat dampak kerusakan dan berkoordinasi dengan kepala daerah di wilayah terdampak,” terang Raditya.

Di samping itu, kata dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten dan kota mendirikan pos komando (posko) untuk melakukan penanganan darurat secara efektif pascagempa. Posko ini membantu dalam pengelolaan pelayanan kepada warga terdampak, seperti dapur umum dan pengungsian.  

“Salah satunya BPBD Kabupaten Lumajang yang mendirikan dua tenda pengungsian. Lokasi pengungsian berada di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari,” paparnya.

Di samping itu, BPBD juga bekerja sama dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk mengoperasionalkan dapur umum. Pelayanan permakanan ini melayani warga yang mengungsi di Ampelgading, Kabupaten Malang, dan Desa Kaliulung, Kabupaten Lumajang. 

“BPBD Provinsi Jawa Timur telah mendorong logistik, beras, lauk pauk, makanan siap saji, makanan tambahan gizi, mie instan, sembako lain, selimut, terpal. Tak lupa BPBD juga mengirimkan masker kain dan hand-sanitizer sebagai upaya pencegahan Covid-19.  BPBD kabupaten dan kota pun mengerahkan sumber daya untuk penanganan darurat, termasuk logistik bantuan,” tukasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US