GTPP: Jenazah yang Dilarikan Keluarga dari RS Pirngadi Medan Positif Covid-19
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/REUTERS/Danish Siddiqui)
News
Kota Medan

GTPP: Jenazah yang Dilarikan Keluarga dari RS Pirngadi Medan Positif Covid-19

Selasa, 07 Juli 2020 16:46 WIB 07 Juli 2020, 16:46 WIB

INDOZONE.ID - Pada Sabtu (4/7) dini hari jenazah pasien Covid-19 dilarikan keluarganya dari Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) dr Pirngadi, Medan. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Medan mengatakan jenazah tersebut positif Covid-19.

Kasubag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan Edison Perangin-angin membenarkan kejadian itu. Seperti dilansir Antara, Minggu (6/7), Edison mengatakan, jenazah tersebut dibawa pihak keluarga pada Sabtu (4/7) dini hari saat akan dilakukan pemulasaran sesuai protokol COVID-19.

Saat itu jenazah pasien sudah ada di mobil ambulance. Namun, karena pihak keluarga meminta agar dishalatkan terlebih dahulu, maka jenazahnya pun diturunkan.

Saat diturunkan dari ambulance, jenazah yang sudah berada di dalam peti tersebut, dilarikan keluarga ke dalam mobil mereka. Selanjutnya bersama dengan jenazah tersebut, mobil itu pergi.

"Di sini kita tidak bisa berkomentar, karena sudah ranahnya pihak kepolisian, yang pasti soal pemulasarannya sudah kita kerjakan," katanya.

Pasien sempat dirawat di ruang isolasi rumah sakit milik Pemko Medan itu selama satu malam. Pasien masuk pada Jumat (3/7) malam dan meninggal dunia pada Sabtu (4/7) dini hari.

"Untuk komorbid pasien, adalah pneumonia," ujarnya.

Belakangan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Medan, mengatakan bahwa jenazah tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

"Yang di Pirngadi itu bukan PDP (Pasien Dalam Pengawasan), tapi (sebetulnya) positif Covid-19," ungkap Jubir GTPP Covid-19 Kota Medan dr Mardohar Tambunan, Selasa (7/7/2020).

Mardohar menjelaskan, kalau positif berarti terhadap jenazah wajib dilakukan pemulasaran jenazah sesuai protokol kesehatan Covid-19. 

"Nggak boleh (jenazah) dibawa keluarganya, dan itu pemaksaan. Kita sudah lapor ke polisi, sudah diproses dan sedang dicari mereka," jelasnya.

Mardohar mengatakan, laporan dilakukan oleh petugas Gugus Tugas kecamatan, setelah koordinasi dengan pihak rumah sakit. Akan tetapi, laporan secara resmi ke polisi diakuinya memang belum dilakukan.

"Namun, kita yakin pihak kepolisian sudah tahu, karena ketika jenazah akan dibawa pihak keluarga saat itu ada petugas kepolisian," terangnya.

Mardohar menambahkan, GTPP melalui Dinas Kesehatan telah melakukan tracing atau penelusuran terhadap keluarga tersebut.

"Selain itu, terhadap orang-orang yang membawa jenazahnya juga tracing kita lakukan," terangnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU