Jaga Kelestarian Danau Toba, Keramba Jaring Apung Dibongkar, Pemilik Diminta Ganti Profesi
Penataan Keramba Jaring Apung (KJA) di perairan Danau Toba di dekat kawasan Parapat, Simalungun, Rabu (14/4). (Antara)
News
Kab. Simalungun

Jaga Kelestarian Danau Toba, Keramba Jaring Apung Dibongkar, Pemilik Diminta Ganti Profesi

Kamis, 15 April 2021 10:18 WIB 15 April 2021, 10:18 WIB

INDOZONE.ID - Keramba Jaring Apung (KJA) di perairan Danau Toba di dekat kawasan Parapat, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun dibongkar pada Rabu (14/4).

Hal itu dilakukan untuk mendukung penetapan kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata super prioritas dan juga menjaga kelestarian lingkungan Danau Toba.

Dalam pembongkaran itu, sebanyak 20 persen KJA berukuran 6x6 meter diangkat ke daratan dengan pemberian kompensasi sebesar Rp5 juta per unit.

Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan penataan KJA tersebut merupakan program nasional dan telah disosialisasikan kepada para pemilik KJA.

Diharapkan KJA yang telah dibongkar tidak dikembalikan ke perairan Danau Toba dan pemilik diminta untuk berganti profesi menjadi pelaku usaha wisata.

Penertiban untuk penataan Kawasan Danau Toba itu dipimpin Kapolda Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan Pangdam I Bukit Barisan Mayjend TNI Hassanudin bersama Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Pemerintahan Pemprov, Binsar Situmorang.

Kepala Kejaksaan Tinggi diwakilkan Wakajati Agus Salim, Danrem 022/PT Kolonel Inf Asep Nugraha, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Roly Souhoka menyaksikan kegiatan itu.

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US