DPRD Dorong Pemko Medan Bangun Tanggul Rob di Belawan: Berahap Jadi Solusi Permanen
Anggota Komisi I DPRD Medan, Abdul Rani (Foto/Istimewa)
News
Kota Gunung Sitoli

DPRD Dorong Pemko Medan Bangun Tanggul Rob di Belawan: Berahap Jadi Solusi Permanen

Rabu, 13 Oktober 2021 13:28 WIB 13 Oktober 2021, 13:28 WIB

INDOZONE.ID - DPRD Kota Medan mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam membangun tanggul rob di Kecamatan Medan Belawan.

Pasalnya, masyarakat sudah sangat lama menantikan tanggul yang diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan banjir rob yang telah menjadi keluhan warga selama bertahun-tahun lamanya.

"Sebenarnya banjir rob ini sudah rutin dialami warga disana, kita sangat prihatin. Terakhir pada Selasa lalu, itu termasuk yang paling parah, ketinggiannya sampai 70 sentimeter. Kita sangat berharap, Pemko terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR, supaya tanggul rob ini bisa segera dibangun," ucap Anggota DPRD Medan dari Dapil Medan Utara (Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli, Medan Marelan), Abdul Rani, Rabu (13/10/2021).

Diakuinya, saat ini Pemko Medan telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk dapat membangun Tanggul Rob di Belawan pada Tahun 2022 mendatang. Ia pun berharap, rencana itu betul-betul bisa terealisasi di tahun depan.

"Saya pribadi sangat mengapresiasi rencana itu, sebenarnya selama ini Pemko Medan sudah lama berencana untuk membangun tanggul rob itu, tapi anggarannya tidak ada. Tapi di masa Wali Kota Medan Bobby Nasution, mulai nampak kepastian kapan tanggul rob itu dibangun. Kita berharap sekaligus meyakini, bahwa tahun depan tanggul itu memang jadi dibangun," ujarnya.

Namun kata Anggota Komisi I DPRD Medan itu, selain membangun tanggul secepatnya, Pemko Medan dan Kementerian PUPR sudah harus merancang tanggul yang baik dan kuat terlebih dahulu. Agar nantinya, tanggul dapat berfungsi dengan baik dan betul-betul mampu untuk menahan banjir rob agar tidak masuk ke permukiman warga.

"Harapan kita tanggul ini nantinya betul-betul jadi solusi permanen. Kita sangat berharap, ini lah jalan keluar yang dibutuhkan masyarakat selama ini. Dengan selesainya masalah banjir rob ini, kita yakin akan menjadi salah satu langkah warga Medan Utara, khususnya Medan Belawan untuk keluar dari kawasan kumuh dan meningkatnya perekonomian mereka," tegasnya.

Seperti diketahui, sebanyak 15.000 rumah warga di Kecamatan Medan Belawan terendam banjir rob dengan tinggi muka air (TMA) 70 cm yang disebabkan pasang air laut. Banjir yang merendam 7 kelurahan tersebut, membuat tak kurang dari 15 ribu rumah dan 70.685 jiwa warga terkena terdampak.

Banjir rob yang terjadi di Kecamatan Medan Belawan itu setidaknya meredam 7 kelurahan yakni Kelurahan Belawan 1, Kelurahan Belawan 2, Kelurahan Sincanang, Kelurahan Bahari, Kelurahan Bahagia, Kelurahan Bagan Deli dan Kelurahan Labuan Deli.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut banjir rob di Kota Medan sudah terjadi sejak Selasa 5 Oktober 2021. Hingga saat ini, Sabtu 9 Oktober 2021, banjir Rob terus terjadi dan menggenangi rumah warga.

Sebelumnya diberitakan, Pemko Medan bersama Kementerian PUPR, akan segera membangun tanggul. Hal itu disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, usai kunjungan kerja bersama Kementerian PUPR.

Orang nomor satu di Medan itu juga membeberkan, nantinya Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal SDA akan membangun tanggul atau dinding penahan agar air laut tidak naik hingga ke pemukiman warga. Selain itu, akan dibuat kolam retensi dengan termasuk dengan pompanya.

Tak samapai di situ, menantu Presiden Jokowi itu juga menjelaskan, untuk mendukung program tersebut, pihaknya tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) sistem drainase dari bangunan hingga ke kolam retensinya.

"Untuk atasi rob di Belawan kita akan susun DED sampai akhir tahun ini. Itu semua demi menangani banjir rob yang selama ini jadi momok warga di Belawan dan sekitarnya," kata Bobby.

Selain itu, katanya dalam menyusun DED tersebut, pemko Medan akan dibantu tim ahli dari Universitas Sumatera Utara (USU).

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Aqmarul Akhyar

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU