Tak Melapor Selama Tiga Bulan, TKA Tiongkok di Tapteng Diperiksa Imigrasi
Empat orang TKA asal Tiongkok di Tapanuli Tengah diperiksa petugas Imigrasi Sibolga. (Antara)
News
Kab. Tapanuli Tengah

Tak Melapor Selama Tiga Bulan, TKA Tiongkok di Tapteng Diperiksa Imigrasi

Kamis, 09 Juli 2020 10:50 WIB 09 Juli 2020, 10:50 WIB

INDOZONE.ID - Petugas Imigrasi Sibolga memeriksa keberadaan empat orang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok di Tapanuli Tengah. Mereka diperiksa lantaran sudah tiga bulan tidak melapor kepada petugas.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Kelas II TPI Sibolga, Anton Purnomo Hadi mengatakan bahwa keempat TKA itu merupakan karyawan dari Perusahaan Guard Wall Driling Company (GWDC) yang menjadi kontraktor pengeboran di PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Mandaling Natal.

“Proyek mereka sudah selesai pada April lalu di Madina, namun ketika mau pulang ke Jakarta, mereka terkendala dengan pengangkutan alat-alat berat mereka ditambah kondisi Covid-19," kata Anton melansir Antara, Kamis (9/7).

Anton menjelaskan, sebanarnya ada delapan orang TKA asal Tiongkok yang berada di Tapteng. Namun, empat orang lainnya sudah lebih dulu berangkat ke Jakarta dan pulang ke negara asalnya.

"Awalnya mereka ada delapan orang di lokasi itu. Mereka buat mess di sana menggunakan kontainer. Tapi empat orang sudah kembali ke China, sementara empat orang lagi menjaga alat-alat mereka menunggu jadwal pemberangkatan,” terang Anton.

Sementara itu, terkait dengan Izin Tinggal Terbatas Orang Asing (KITAS), Anton mengatakan bahwa keempat TKA yang diperiksa sudah memiliki KITAS yang sudah habis masa berlakunya.

“Izin tinggal mereka berlaku sampai Juni 2020. Akan tetapi di masa pandemi ini ada kebijakan dari Menkumham tentang penghapusan biaya denda sesuai Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia," sebut Anton.

"Pada pasal 5 ayat 1 disebutkan, Orang Asing pemegang Izin Tinggal Terbatas atau Izin Tinggal Tetap yang telah berakhir dan/atau tidak dapat diperpanjang, dilakukan penangguhan dengan diberikan Izin Tinggal keadaan terpaksa secara otomatis tanpa mengajukan permohonan ke kantor imigrasi,” lanjut dia.

Anton mengatakan, surat izin domisili keempat TKA itu sudah dikeluarkan oleh pihak Kelurahan Sibuluan Raya. Hingga Agustus mendatang, petugas akan terus memantau keberadaan keempat TKA asal Tiongkok tersebut.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Nanda
Zega

Zega

Editor
Nanda

Nanda

Writer
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US