Warga Tapteng Ini Temukan Batu Hitam Diduga Jatuh dari Langit, Sudah Ditawar Rp 200 Juta
Batu hitam yang jatuh dari langit saat dipegang Josua Hutagalung dan istrinya, di kediamannya di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (3/8/2020). (ANTARA/HO)
News
Kab. Tapanuli Tengah

Warga Tapteng Ini Temukan Batu Hitam Diduga Jatuh dari Langit, Sudah Ditawar Rp 200 Juta

Senin, 03 Agustus 2020 15:10 WIB 03 Agustus 2020, 15:10 WIB

INDOZONE.ID - Josua Hutagalung, warga Dusun Sitahan Barat, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, jadi bahan pembicaraan warga setelah menemukan batu hitam, yang diduga jatuh dari langit.

Kabarnya, sudah ada yang melirik batu hitam itu seharga Rp200 juta.

“Kemarin sudah ada yang minta batu ini seharga Rp200 juta, tapi saya jawab batu itu gak saya jual. Saya nggak tahu apakah mereka serius atau tidak,” ungkap Josua, seperti dilansir dari Antara, Senin (3/8/2020).

Dikatakan Josua, batu yang jatuh dari langit itu disimpan dan dijaganya dengan baik. Pun seumpamanya ada yang menawar dengan harga yang cocok, ia tidak mau menjual seutuhnya.

“Kalau seumpamanya ada yang beli batu itu dengan harga yang lebih, hanya sebagian yang saya jual. Artinya, harus ada tetap tinggal sama kami. Jadi kalau seutuhnya, saya tidak jual, biar saya simpan saja, karena itu menjadi sejarah yang sangat berharga bagi kami,” katanya.

Menurutnya, Josua dan keluarganya tidak ada memiliki firasat aneh. Demikian juga dengan tanda-tanda lewat mimpi. Semuanya berjalan seperti biasa.

“Tidak ada tanda-tanda, semua berjalan biasa saja. Makanya kami berkeyakinan dengan kehadiran batu ini, ada harapan dan doa yang kami panjatkan kepada Tuhan, agar apa yang kami harapkan bisa tercapai,” jawabnya.

Ditanya apa kira-kira yang diharapkan, Josua mengakui, dia menginginkan anak perempuan.

“Saya ingin anak perempuan, karena anak saya dua-duanya adalah laki-laki. Jadi pingin anak perempuan. Mudah-mudahan keinginan kami terkabul,” jawabnya.

Josua yang sehari-hari bekerja sebagai pembuat peti mati itu pun sangat yakin, bahwa batu yang didapatnya itu membawa rezeki baginya. Pasalnya batu itu tidak merusak rumah mereka, melainkan hanya seng samping rumah, itu pun hanya sedikit.

“Kalau memang batu itu pertanda buruk, bisa saja batunya menghantam bagian tengah rumah, atau mengenai anggota keluarga kami. Tetapi batu itu jatuh di pinggir atap rumah, dan tertanam ke tanah. Makanya saya yakin, bahwa batu itu pertanda baik karena tidak ada melukai atau merusak rumah kami,” bebernya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Sabtu (1/8), sekira pukul 16.30 WIB, peristiwa langka terjadi, dimana benda angkasa berupa batu hitam jatuh dari langit dan mengenai seng rumah Josua.  

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU