Longsor di Dua Kampung, Jalur Bireuen-Takengon Lumpuh Tertimbun Material Batu dan Lumpur
Warga melintasi Jalan Bireuen-Takengon yang lumpuh akibat tertimbun longsor di wilayah Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (16/1/2021). (ANTARA/HO-BPBD Bener Meriah) (ANTARA/HO-BPBD Bener Meriah)
News
Nasional

Longsor di Dua Kampung, Jalur Bireuen-Takengon Lumpuh Tertimbun Material Batu dan Lumpur

Sabtu, 16 Januari 2021 18:18 WIB 16 Januari 2021, 18:18 WIB

INDOZONE.ID - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan longsor terjadi di dua gampong atau desa wilayah Kabupaten Bener Meriah yang menyebabkan ruas Jalan Bireuen-Takengon lumpuh akibat tertimbun material batu dan lumpur.

Kepala Pelaksana BPBA Ilyas di Banda Aceh, Sabtu (16/1/2021) mengatakan peristiwa longsor itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, tepatnya di Gampong Umah Kecamatan Gajah Putih dan Gampong Tembolon, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah.

“Tingginya curah hujan di beberapa wilayah Bener Meriah, sehingga mengakibatkan longsor di dua kecamatan. Akibatnya Jalan penghubung Bireuen-Takengon menuju Pondok Baru Syiah Utama tidak bisa dilalui karena tertimbun material batu dan lumpur,” kata Ilyas dikutip dari Antara.

Petugas dari BPBD Bener Meriah sedang melakukan penanganan di lokasi kejadian longsor dibantu oleh anggota TNI/Polri daerah setempat.

“Kondisi terakhir banda jalan masih tertimbun longsor,” kata Ilyas.

Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh itu menambahkan tidak ada laporan korban jiwa, pengungsi ataupun warga yang terdampak akibat bencana alam tersebut.

Selain itu, BPBA juga melaporkan peristiwa longsor di dua titik kawasan Kabupaten Gayo Lues. Longsor itu terjadi pada Jumat (15/1) kemarin sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Lintas Blangkejeren – Pining, Gampong Badak, Kecamatan Dabun Gelag.

Kemudian pada hari yang sama, di daerah dataran tinggi Gayo itu juga terjadi longsor sekitar pukul 17.00 WIB yang menimpa bangunan sekolah dasar (SD) Pepelah di Kecamatan Pining. Namun tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa longsor itu.

Kendati demikian, BPBA juga mengimbau warga untuk terus waspada terhadap bencana alam, mengingat beberapa daerah di Aceh curah hujan intensitas sedang hingga tinggi.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US